Ntvnews.id, Sabah - Kebakaran besar melanda permukiman di Sabah, Malaysia, hingga menghanguskan sekitar 1.000 rumah darurat yang sebagian besar dibangun di atas air. Peristiwa ini memaksa ribuan warga mengungsi dari desa pesisir tersebut.
Dilansir dari AFP, Senin, 20 April 2026, insiden terjadi pada Minggu pagi di kawasan “desa air” di distrik Sandakan, wilayah timur laut Sabah yang dihuni oleh sebagian masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk warga adat dan mereka tanpa kewarganegaraan yang tinggal di rumah panggung kayu yang padat.
Kepala kepolisian Sandakan, George Abd Rakman, menyebut kejadian ini sebagai insiden yang sangat besar dan memilukan yang berdampak pada sekitar 9.007 penduduk.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Sabah menyatakan menerima laporan kebakaran sekitar pukul 01.32 dini hari dan langsung mengerahkan 37 personel dari dua stasiun untuk memadamkan api.
"... kebakaran tersebut melibatkan sekitar 1.000 rumah apung sementara dengan total luas 10 hektar dan 100 persen hangus terbakar," kata dinas tersebut dalam sebuah pernyataan.
Baca Juga: Macron Peringatkan Operasi Militer Ancam Gencatan Senjata Israel-Hizbullah
Upaya pemadaman menghadapi berbagai kendala, termasuk akses jalan yang sempit sehingga menyulitkan mobil pemadam mencapai lokasi. Selain itu, kondisi pasang surut air laut turut menghambat proses pemadaman.
"Pasang surut air laut juga menyulitkan petugas pemadam kebakaran untuk mengakses sumber air terbuka," kata pernyataan dinas tersebut, sementara angin kencang juga mempercepat penyebaran api.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Pihak berwenang juga menyatakan bahwa "tidak ada lagi bahaya".
Sementara itu, Perdana Menteri Anwar Ibrahim mengatakan pemerintah pusat tengah berkoordinasi dengan otoritas Sabah untuk segera menyalurkan bantuan serta menyediakan tempat tinggal sementara bagi para korban.
"Prioritas sekarang adalah keselamatan para korban dan bantuan segera di lapangan," kata Anwar dalam unggahan di Facebook.
Ilustrasi kebakaran. (Ist/Net) (A) (Antara)