Ntvnews.id
"Total sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dan 60 personel dari wilayah Jakarta Timur dikerahkan untuk mengatasi kobaran api," kata Kepala Seksi Operasional Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid, di Jakarta, Rabu, 15 April 2026.
Ia menjelaskan, kejadian tersebut langsung ditangani cepat oleh petugas setelah menerima laporan dari warga yang datang langsung ke Pos Pemadam Kebakaran Pulogebang.
Petugas kemudian segera mengerahkan unit menuju lokasi kejadian.
"Laporan diterima dari warga yang datang langsung ke pos. Objek yang terbakar adalah rumah tinggal dengan jenis bangunan rendah," ujarnya.
Baca Juga: Lansia Tewas Terjebak dalam Kebakaran Rumah di Pariaman
Berdasarkan informasi yang dihimpun, unit pertama diberangkatkan dari Pos Pulogebang dengan satu mobil pemadam bertekanan sedang (medium pressure).
Setibanya di lokasi pada pukul 15.10 WIB, petugas langsung melakukan pemadaman satu menit kemudian, tepatnya pukul 15.11 WIB.
Namun, karena api masih cukup besar dan berpotensi meluas, jumlah armada serta personel ditambah secara bertahap.
Selama proses berlangsung, status kebakaran masih berada pada kategori merah, yang berarti api masih aktif dan dalam penanganan intensif.
Fokus utama petugas adalah membatasi penyebaran api agar tidak merambat ke bangunan lain di kawasan permukiman tersebut.
Petugas melakukan pemadaman dengan menyemprotkan air dari berbagai titik sekaligus melakukan pendinginan di area yang telah terbakar guna mencegah munculnya kembali titik api.
Baca Juga: Banjir di Rawa Indah Jakut Hambat Normalisasi Kali Cakung
Terkait penyebab kebakaran, hingga kini masih dalam tahap penyelidikan.
Beberapa kemungkinan yang tengah didalami antara lain korsleting listrik, kebocoran gas, maupun faktor lainnya.
Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerugian material akibat peristiwa ini. Meski demikian, petugas memastikan upaya penanganan dilakukan secara maksimal untuk meminimalkan dampak yang lebih luas.
Gulkarmat Jakarta Timur juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya di lingkungan rumah tinggal.
Warga diingatkan untuk memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, tidak meninggalkan kompor menyala tanpa pengawasan, serta rutin memeriksa sumber-sumber yang berpotensi memicu kebakaran.
(Sumber: Antara)
Kebakaran rumah di kawasan Jalan Bhakti 4 RT 016/RW 08, Komplek BPN, Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Rabu 15 April 2026. ANTARA/HO-Sudin Gulkarmat Jakarta Timur. (Antara)