Ntvnews.id, Jakarta - Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah meminta dilakukan penyelidikan menyeluruh terkait kebakaran yang menewaskan satu keluarga di Jalan Rambutan Timur VI, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, pada Jumat dini hari.
Menurut Iin, dugaan awal kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik. Namun demikian, sumber pasti dari gangguan kelistrikan tersebut masih dalam proses pendalaman, termasuk kemungkinan berasal dari tiang listrik di depan rumah korban.
"Hari ini juga kita lihat penyebabnya adalah listrik, kondisi listrik, yang masih terus didalami dari sisi investigasi sebab utama dari korsleting listrik tersebut," kata Iin kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.
Ilustrasi garis polisi dalam peristiwa penembakan gereja di Michigan, Amerika Serikat (AS). /ANTARA/Anadolu/py (Anadolu) (Antara)
Ia menjelaskan bahwa seluruh korban yang berjumlah lima orang diduga terjebak di lantai dua saat api mulai membesar dari lantai bawah.
"Pada saat kejadian, api kan mulai dari bawah, dari lantai satu. Lima orang tadi yang tinggal di dalam, mereka menyelamatkan dirinya ke atas, ke lantai atas. Mungkin pada saat dia turun ini, korban tidak bisa keluar lagi karena sudah terkepung api," ujar Iin.
Baca Juga: VIDEO: Ruko di Bantar Kemang Bogor Kebakaran
Iin juga memaparkan bahwa petugas pemadam kebakaran bergerak cepat setelah menerima laporan kejadian tersebut.
"Jadi, pukul 02.18 WIB itu kejadian, jam 02.20 WIB tim Gulkarmat (Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan) sudah berangkat ke lokasi. Jadi, sudah sangat cepat dalam melakukan tindakan. Kemudian, tibanya jam 02.22 WIB, mulai operasi 02.23 WIB, (api) dilokalisasi pukul 02.47 WIB dan pendinginan pukul 02.52 WIB," papar Iin.
Sementara itu, Perwira Piket Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat Abdul Syukur menyebutkan bahwa api diduga berasal dari korsleting listrik di tiang listrik yang kemudian merambat masuk ke dalam rumah saat para penghuni sedang terlelap.
"Yang terbakar rumah tinggal. Api diduga dari korsleting listrik di tiang listrik dan langsung masuk ke rumah," ungkap Abdul.
Petugas menghadapi kendala saat proses pemadaman karena kondisi rumah yang terkunci dari dalam serta dilengkapi teralis besi.
"Kesulitannya, karena rumah itu digembok. Kita jebol paksa akhirnya untuk masuk ke rumah tersebut," terang Abdul.
Baca Juga: Video: Kebakaran Rumah di Tanjung Duren, Api Berkobar Berjam-jam
Setelah api berhasil dipadamkan, seluruh korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Hingga kini, pihak berwenang masih terus melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
(Sumber: Antara)
Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah memberikan keterangan kepada wartawan di Cengkareng, Jumat (17/4/2026) terkait peristiwa kebakaran yang menewaskan satu keluarga di Jalan Rambutan Timur VI, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jumat dini hari. ANTARA/Risky Syukur. (Antara)