Jubir JK Apresiasi Natalius Pigai, Tegaskan Jusuf Kalla Tak Diskreditkan Agama Lain

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Apr 2026, 19:09
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 Jusuf Kalla. Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 Jusuf Kalla. (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Juru bicara Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), Husain Abdullah, menyampaikan apresiasi terhadap Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, terkait pernyataannya mengenai sosok JK.

Pigai menilai JK sebagai negarawan dan mantan wakil presiden yang tidak memiliki niat buruk untuk mendiskreditkan agama tertentu, sekaligus mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi serta mengedepankan dialog dalam menyikapi persoalan.

Husain menilai pernyataan tersebut sebagai sikap yang jernih dari pemerintah dalam merespons polemik yang tengah berkembang. Ia juga menegaskan bahwa pandangan tersebut penting untuk menjaga penghormatan terhadap peran kenegarawanan JK, termasuk kontribusinya dalam proses perdamaian di Poso dan Ambon, sekaligus menjadi arah dalam penyelesaian isu yang saat ini viral.

Di sisi lain, Husain mengungkapkan bahwa saat ini Jusuf Kalla tengah berada di Jepang dalam rangka meresmikan sejumlah masjid sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), sekaligus menjalankan agenda lainnya.

Baca Juga: Masyarakat Diajak Jaga Persatuan dan Toleransi Beragama

Meski berada di luar negeri, JK disebut tetap mengikuti perkembangan polemik yang muncul akibat potongan video ceramahnya di Universitas Gadjah Mada pada 5 Maret lalu. Husain menyampaikan bahwa JK akan memberikan klarifikasi secara langsung kepada publik setibanya di Indonesia.

Rencananya, JK akan menyampaikan keterangan resmi kepada media pada Sabtu, 18 April 2026 di Jakarta. Selain itu, ia juga akan menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh Islam dan Kristen guna menjelaskan secara utuh konteks ceramah tersebut, agar tidak terjadi kesalahpahaman yang berkepanjangan serta menjaga kerukunan antarumat beragama.

“Pak JK ingin menyelesaikan ini dengan kepala dingin dan pendekatan dialog, seperti yang selalu beliau lakukan selama ini,” kata Husain Abdullah dalam keterangannya, Kamis, 16 April 2026.

Baca Juga: Menteri HAM Natalius Pigai Pertimbangkan Langkah Hukum Usai Namanya Dicatut dalam Kasus Hoaks

x|close