Harga Plastik Naik, Pramono: Terkadang Harus Kembali ke Cara Tradisional, Pakai Daun Pisang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Apr 2026, 15:06
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Kenaikan harga plastik di Jakarta menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengakui lonjakan harga tersebut memang terjadi, namun bukan berasal dari kebijakan pemerintah daerah.

Pramono menyampaikan bahwa regulasi terkait harga plastik berada di luar kewenangan Pemprov DKI Jakarta. Meski demikian, dampaknya tetap dirasakan oleh masyarakat dan pelaku usaha di ibu kota.

"Harga plastik ini memang naik, dan harga plastik ini terus terang ketentuan ketentuannya bukan di Pemerintah DKI Jakarta," ucapnya di kawasan Jakarta Timur, Minggu, 12 April 2026.

Sebagai solusi, Pramono mengajak masyarakat untuk mulai berinovasi dan mengurangi penggunaan plastik secara bertahap. Ia menilai, ketergantungan terhadap plastik perlu ditekan demi menjaga lingkungan sekaligus mengantisipasi kenaikan harga di masa depan.

Baca Juga: Pramono Anung Harap Pemadaman Listrik di Jakarta Tak Terulang

Pramono Anung <b>(Humas Pemprov DKI)</b> Pramono Anung (Humas Pemprov DKI)

Baca Juga: Premanisme di Tanah Abang Ditindak Tegas, Pramono: Tak Ada Kompromi!

Menurutnya, upaya pengurangan plastik harus dibarengi dengan penggunaan alternatif yang lebih ramah lingkungan dan mudah dijangkau masyarakat.

Salah satu solusi yang ditawarkan adalah kembali menggunakan bahan alami seperti daun pisang sebagai pengganti plastik. Selain ramah lingkungan, metode ini juga dinilai lebih ekonomis dan sudah lama dikenal dalam budaya masyarakat Indonesia.

"Kalau kondisinya tetap seperti ini, pasti akan menjadi beban. Maka untuk itu ya kita kadang-kadang harus kembali ke cara tradisional, pakai bungkus daun pisang dan sebagainya," terang Pramono Anung.

x|close