Bantuan Hewan Kurban Prabowo Pakai APBN, DPR: Hal Biasa!

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Mei 2026, 12:01
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Sapi dengan bobot sekitar 1,1 hingga 1,2 ton terpilih oleh Presiden Prabowo untuk dikurbankan di Dayeuhkolot, Bandung, Jawa Barat. ANTARA/HO-Pemkab Bandung/aa. Sapi dengan bobot sekitar 1,1 hingga 1,2 ton terpilih oleh Presiden Prabowo untuk dikurbankan di Dayeuhkolot, Bandung, Jawa Barat. ANTARA/HO-Pemkab Bandung/aa. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menilai bantuan hewan kurban atas nama Presiden Prabowo Subianto dan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), bukan hal yang baru.

Menurut Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso, tak ada yang salah dengan hal itu karena penggunaan APBN diperuntukkan bagi kegiatan sosial kemasyarakatan.

"Ini hal yang biasa dalam persoalan kenegaraan. Presiden sebagai kepala negara memang memiliki anggaran yang diperuntukkan membantu masyarakat," ujar Sugiat, dikutip Kamis, 28 Mei 2026.

Selain itu, kata Sugiat, program bantuan kurban Presiden telah berlangsung sejak era pemerintahan sebelumnya, bukan hanya di era Presiden Prabowo.

Bahkan, anggaran bantuan Presiden juga digunakan untuk mendukung berbagai sektor lain yang menyentuh kepentingan publik.

"Bukan hanya kurban. Bantuan presiden juga banyak untuk pendidikan, kesehatan, sampai fasilitas publik. Jadi, jangan melihat ini seolah sesuatu yang baru," papar Sugiat.

Sebelumnya, Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto menyalurkan 1.098 ekor sapi kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Seluruh sapi yang disumbangkan Presiden Prabowo, berasal dari peternak lokal dan terdiri atas sapi premium dengan bobot di atas 800 kilogram hingga 1,3 ton.

Jenisnya, antara lain Simmental, Limousin, Peranakan Ongole, Brahman, Angus, Sapi Bali, FH, Belgian Blue, dan Charolais.

Menurut Juri, anggaran pengadaan sapi kurban berasal dari APBN dengan nilai sekitar Rp100 miliar. Untuk harga sapi, disesuaikan dengan bobot dan lokasi masing-masing daerah.

x|close