Menteri Imipas Lantik Dirjen Imigrasi dan Staf Ahli, Tekankan Profesionalisme dan Integritas

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Apr 2026, 15:06
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, resmi melantik dua pejabat Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, resmi melantik dua pejabat Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, resmi melantik dua pejabat Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan pada Rabu, 1 April 2026 di Jakarta. Kedua pejabat tersebut adalah Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dan Iwan Santoso sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum.

Bersamaan dengan pelantikan itu, dilakukan pula serah terima jabatan Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi dari Yuldi Yusman kepada Hendarsam Marantoko, yang sebelumnya telah menjalankan tugas tersebut selama kurang lebih satu tahun.

Dalam sambutannya, Agus menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar tanggung jawab administratif, tetapi juga harus menjadi teladan dalam profesionalisme dan etika kerja.

"Semoga amanah yang resmi saudara emban mulai hari ini bukan hanya sekadar menjalankan tugas dan tanggung jawab jabatan, tetapi juga sebagai panutan dalam profesionalisme dan etika kerja," ujar Menteri Agus.

Ia juga mengingatkan bahwa Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan merupakan bagian dari Kabinet Merah Putih, sehingga seluruh kewenangan yang dijalankan merupakan mandat langsung dari Presiden.

"Perlu kita sadari bahwa segala kewenangan yang kita miliki adalah merupakan pendelegasian dari kewenangan Bapak Presiden kepada kita sekalian," tegasnya.

Agus turut menekankan bahwa seluruh anggaran kementerian berasal dari uang rakyat, sehingga penggunaannya harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga: Minta Masyarakat Tenang, DPR: Stok BBM RI Sangat-sangat Aman

"Anggaran yang membiayai seluruh kegiatan kita adalah uang rakyat. Jadi penggunaannya harus berorientasi untuk memberikan kontribusi bagi upaya mewujudkan kesejahteraan rakyat," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan pesan reflektif kepada para pejabat agar memaknai jabatan sebagai sarana memberi manfaat.

"Setiap saat adalah baru. Dan yang kita jalani adalah sisa. Mudah-mudahan sisa perjalanan yang ada adalah manfaat kepada orang lain. Mudah-mudahan di sisa waktu yang ada bersama kita, bukan hanya kelihatan hidup, tetapi benar-benar hidup," tuturnya.

Agus juga mengingatkan bahwa pencapaian jabatan tinggi bukanlah tujuan akhir, melainkan awal untuk memberikan kontribusi yang lebih luas.

"Saudara sekalian telah mencapai puncak jabatan, namun arah gerak saudara ke depan akan menentukan seberapa besar makna kehadiran saudara bagi institusi, masyarakat, bangsa, dan negara," katanya.

Ia pun mendorong para pejabat untuk memanfaatkan jabatan sebagai alat menciptakan perubahan positif.

"Jadikan jabatan ini sebagai alat untuk memperluas manfaat, bukan sekadar gelar atau untuk kebanggaan pribadi semata. Manfaatkan kesempatan yang baik ini untuk menciptakan perubahan yang bermakna, memperkaya pengalaman, dan meninggalkan warisan kebaikan bagi generasi pengganti dan penerus," pungkasnya.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, resmi melantik dua pejabat Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan <b>(Istimewa)</b> Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, resmi melantik dua pejabat Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Istimewa)

Secara khusus, Agus berpesan kepada Hendarsam Marantoko agar menjadikan 15 Program Aksi Kemenimipas sebagai acuan dalam mengembangkan kebijakan keimigrasian. Ia berharap layanan imigrasi semakin optimal dan mampu menjadi contoh bagi institusi lain.

"Semoga di bawah kepemimpinan Bapak, Imigrasi memberikan pelayanan semakin baik kepada masyarakat, menjadi instansi yang kuat, dan mudah-mudahan bisa menjadi contoh bagi yang lain," pesannya.

Sementara itu, kepada Iwan Santoso, Agus menegaskan bahwa posisi staf ahli memiliki peran strategis dalam mendukung perumusan kebijakan.

"Jabatan staf ahli adalah jabatan strategis. Saudara diharapkan menjadi radar sekaligus kompas bagi saya dalam merumuskan kebijakan," ujarnya.

Baca Juga: Gempa M 5,0 Guncang Jepang Timur, Shinkansen Sempat Dihentikan

Menutup arahannya, Agus menekankan pentingnya adaptasi di tengah dinamika global yang terus berubah, serta menjaga soliditas internal dan kolaborasi lintas sektor.

"Saya berharap kepada seluruh insan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dapat terus menjaga soliditas, menjaga kekompakan, kerja sama kolaborasi dan komunikasi, baik internal maupun eksternal," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Agus juga menyampaikan apresiasi kepada Yuldi Yusman atas dedikasinya selama menjabat sebagai pelaksana tugas Dirjen Imigrasi.

"Atas nama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pak Yuldi beserta ibu yang telah mengabdikan pengabdiannya kepada institusi Imigrasi selama ini. Begitu banyak capaian positif dan prestasi selama era kepemimpinan beliau," ujarnya.

x|close