Pesawat Air Canada Tabrak Mobil Damkar di Bandara LaGuardia, 2 Pilot Tewas

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Mar 2026, 19:29
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi -- Kecelakaan pesawat. ANTARA News/Ridwan Triatmodjo. Ilustrasi -- Kecelakaan pesawat. ANTARA News/Ridwan Triatmodjo. (Antara)

Ntvnews.id, Istanbul - Sebuah pesawat penumpang milik Air Canada mengalami kecelakaan di landasan pacu Bandara LaGuardia, Amerika Serikat, setelah bertabrakan dengan kendaraan pemadam kebakaran pada Minggu malam waktu setempat.

Mengutip laporan CNN yang merujuk pada pejabat setempat, insiden tersebut menyebabkan pilot dan kopilot pesawat meninggal dunia, sementara dua orang lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 23.40 waktu setempat (Senin pukul 10.40 WIB).

Saat itu, pesawat Air Canada yang dioperasikan oleh Jazz Aviation menabrak kendaraan darurat yang tengah dikerahkan untuk menangani insiden lain, sebagaimana disampaikan oleh Otoritas Pelabuhan New York dan New Jersey.

Baca Juga: Pesawat Tabrak Kendaraan di Bandara LaGuardia New York, Operasional Penerbangan Dihentikan

"Bandara saat ini ditutup untuk memfasilitasi tanggap darurat dan penyelidikan menyeluruh," kata seorang juru bicara yang juga memastikan bahwa protokol tanggap darurat seketika diaktifkan begitu insiden terjadi.

Dua petugas yang berada di dalam mobil pemadam kebakaran dilaporkan mengalami cedera. Mereka diketahui tengah merespons laporan bau tak dikenal di kokpit pesawat lain ketika kecelakaan terjadi.

Baca Juga: Pesawat Air Canada Lakukan Pendaratan Darurat di Bandara Halifax

Pihak Air Canada mengungkapkan bahwa pesawat jenis CRJ-900 tersebut membawa 72 penumpang dan empat awak saat insiden berlangsung. Akibat kejadian ini, operasional Bandara LaGuardia langsung dihentikan sejak Minggu malam waktu setempat.

Sementara itu, Federal Aviation Administration (FAA) telah mengeluarkan perintah penghentian seluruh penerbangan keberangkatan dari Bandara LaGuardia hingga pukul 18.00 GMT (Selasa pukul 01.00 WIB). Penutupan tersebut masih berpotensi diperpanjang seiring proses investigasi yang terus berjalan.

(Sumber: Antara)

x|close