Menteri PPPA Sampaikan Duka Atas Tewasnya Pelajar Dalam Bentrokan di Bandung

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Mar 2026, 15:04
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi. ANTARA/HO-KemenPPPA Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi. ANTARA/HO-KemenPPPA (Antara)

Ntvnews.id

, Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya seorang pelajar dalam peristiwa bentrokan antar-pelajar di Kota Bandung, Jawa Barat.

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa ini. Anak-anak seharusnya tumbuh dan berinteraksi dalam lingkungan yang aman dan kondusif," kata Menteri PPPA Arifah Fauzi di Jakarta, Selasa, 17 Maret 2026.

Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut menjadi pengingat penting bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama, mulai dari keluarga, sekolah, masyarakat, hingga pemerintah.

Dalam upaya penanganan, Tim Layanan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA 129) telah berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kota Bandung untuk mengumpulkan informasi awal serta memastikan langkah-langkah yang diperlukan bagi keluarga korban.

Baca Juga: Menteri PPPA Ajak Orang Tua Jadikan Mudik Momentum Pererat Hubungan dengan Anak

Sebagai bagian dari respons awal, UPTD PPA Kota Bandung telah melakukan kunjungan takziah ke rumah duka pada Minggu 15 Maret 2026.

"Pendampingan lanjutan akan dilakukan setelah kondisi keluarga memungkinkan. UPTD PPA Kota Bandung saat ini terus berkoordinasi dengan Unit Tipiter Polrestabes Bandung untuk memperoleh informasi perkembangan kasus," kata Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi.

Sementara itu, pihak kepolisian dari Polsek Coblong dan Polrestabes Bandung masih melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut, termasuk mendalami dugaan adanya tindakan penganiayaan.

Baca Juga: Menteri PPPA Tekankan Peran Puspaga dalam Perkuat Keluarga dan Lindungi Anak

Sebelumnya, seorang pelajar berinisial FA (17), siswa kelas XI, meninggal dunia di Jalan Cihampelas, Kota Bandung, Jumat 13 Maret 2026 malam, setelah diduga terlibat bentrokan dengan sekelompok pelajar usai kegiatan buka puasa bersama.

(Sumber: Antara)

 

x|close