Ntvnews.id
"Kementerian Perhubungan sejak awal berupaya untuk menyiapkan prasarana dan sarana fisik yang diharapkan bisa digunakan secara optimal," kata AHY saat mengunjungi Stasiun Pasar Senen di Jakarta, Selasa 17 Maret 2026.
AHY menjelaskan bahwa meskipun berbagai fasilitas telah disiapkan secara maksimal, tetap diperlukan langkah mitigasi untuk mengantisipasi potensi kendala selama periode mudik.
"Tentu di sana-sini ada hal yang harus kita mitigasi," ujar AHY.
Baca Juga: AHY: Sekitar 143 Juta Orang Diperkirakan Melakukan Perjalanan Mudik
Ia mencontohkan langkah antisipasi yang dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam menghadapi potensi gangguan, termasuk cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi perjalanan kereta api.
Menurutnya, KAI telah menyiapkan tim khusus serta perlengkapan material dan alat berat di sejumlah titik rawan guna mengantisipasi kemungkinan gangguan perjalanan.
"Kami bertanya tentang bagaimana kalau ada cuaca ekstrem atau potensi bencana, dan KAI sudah menjawab disiapkan tim di berbagai lokasi yang diprediksi memiliki tingkat kerawanan," tutur AHY.
Baca Juga: AHY Pastikan Infrastruktur dan Transportasi Mudik Lebaran 2026 Siap Layani Jutaan Pemudik
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran perjalanan selama arus mudik dan balik Lebaran. Selain itu, KAI juga telah memastikan kesiapan seluruh armada kereta, baik gerbong maupun lokomotif.
"Kita berharap bahwa kondisi gerbong-gerbong, termasuk lokomotifnya prima," ungkap AHY.
Dengan berbagai persiapan tersebut, pemerintah berharap perjalanan masyarakat selama momentum Idul Fitri dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar.
(Sumber: Antara)
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa 17 Maret 2026. ANTARA/Khaerul Izan. (Antara)