Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo bersama Wakil Gubernur Rano Karno secara resmi melepas keberangkatan ratusan armada bus dalam program Mudik Gratis 2026 di kawasan Monas, Selasa. Total sebanyak 744 unit bus disiapkan untuk mengangkut puluhan ribu pemudik ke berbagai daerah tujuan.
“Pada tahun ini, tema yang diambil oleh Pemerintah DKI Jakarta adalah "Mudik Gratis dari Jakarta untuk Keluarga". Tema ini mengingatkan pada kita semua bahwa mudik bukan hanya sekadar perjalanan pulang, tetapi momentum untuk merawat silaturahmi,” kata Pramono saat dijumpai di Monas, Jakarta Pusat, Selasa.
Dalam sambutannya, Pramono menyampaikan rasa syukur atas meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap program tersebut. Ia menyebutkan jumlah peserta mudik gratis tahun ini mengalami kenaikan signifikan dibanding tahun sebelumnya, yakni mencapai 34 persen lebih tinggi dibandingkan 2025.
Baca Juga: Mudik Gratis DKI Jakarta 2026 Dimulai 17 Maret, Lebih dari 30 Ribu Pemudik Berangkat dari Monas
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan bahwa rangkaian program telah dimulai sejak Senin, 16 Maret 2026 dengan pemberangkatan 388 sepeda motor menggunakan truk dari Terminal Pulo Gadung menuju lima kota di Pulau Jawa.
Sementara pada hari ini, ribuan peserta diberangkatkan menuju 20 kota tujuan di enam provinsi, yakni Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur.
“Jumlah armada yang disiapkan pada layanan mudik dan balik gratis tahun ini sebanyak 744 unit bus, di mana sebanyak 660 bus merupakan anggaran dari APBD dan 83 bus merupakan CSR, BUMD, dan swasta di Jakarta,” papar Syafrin.
Ia merinci, sebanyak 400 bus dialokasikan untuk arus mudik dengan kapasitas 18.813 penumpang, sedangkan arus balik disiapkan 344 bus dengan daya angkut 16.199 penumpang. Dengan demikian, total kapasitas penumpang dalam program ini mencapai 35.012 orang.
Baca Juga: Mudik Gratis DKI Jakarta: Pramono Lepas 744 Bus Angkut Ribuan Pemudik ke 20 Kota
Selain armada utama, program ini juga mendapat dukungan dari Baznas Bazis DKI Jakarta yang menyediakan enam unit bus khusus bagi penyandang disabilitas. Hal ini menjadi bagian dari upaya inklusivitas dalam layanan transportasi publik saat musim mudik.
“Sebagai bentuk komitmen terhadap keselamatan perjalanan, seluruh armada yang digunakan dalam program mudik gratis tahun 2026 telah dilakukan inspeksi keselamatan kendaraan atau ramp check. Demikian pula dengan pramudi, dilakukan pemeriksaan kesehatan secara komprehensif,” ungkap Syafrin.
(Sumber: Antara)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo melakukan flag off pelepasan bus mudik gratis di Monas, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri. (Antara)