Ntvnews.id,
Keputusan tersebut diambil karena tidak ada anggota keluarga yang dapat merawat hewan peliharaannya selama ia pulang kampung.
Kucing jantan bernama Pupu itu pun akhirnya ikut serta dalam perjalanan jauh menggunakan sepeda motor.
Selain karena alasan keterbatasan penjagaan, Pucul juga mengaku ingin menghemat pengeluaran selama masa mudik dengan tidak menggunakan jasa penitipan hewan.
Baca Juga: Kendaraan Mudik ke Semarang Meningkat, 1.300 Kendaraan per Jam Melintas di GT Kalikangkung
"Baru kali ini mudik sambil bawa kucing. Biasanya saya simpan di penitipan, tapi tahun ini untuk menghemat biaya jadi saya lebih memilih untuk membawa kucing saya mudik juga," ujar Pucul saat ditemui di Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, Selasa 17 Maret 2026 dini hari.
Ia menjelaskan bahwa perjalanan dilakukan hanya berdua bersama kucingnya, yang menurutnya memberikan pengalaman berbeda dan lebih berkesan.
Pucul juga menyebut perjalanan dari Tangerang menuju Pelabuhan Ciwandan memakan waktu sekitar dua jam, dan perjalanan akan dilanjutkan sekitar empat hingga lima jam lagi hingga sampai di Lampung.
Baca Juga: Korlantas Siapkan One Way Nasional Saat Puncak Arus Mudik 18 Maret
Namun, perjalanan membawa hewan peliharaan menggunakan sepeda motor tidak lepas dari tantangan.
Ia mengaku kucingnya sempat mengalami stres saat awal perjalanan.
"Awal-awal sempat ngamuk pas dibawa jalan, tapi lama-lama mungkin dia sudah capek jadi tenang sendiri. Kendalanya dia stres dan tidak mau makan, karena memang tidak biasa perjalanan jauh, makanya dia kelelahan," ucap Pucul sebelum melanjutkan perjalanan ke kapal.
Pengalaman ini menjadi cerita unik di tengah arus mudik Lebaran, di mana sebagian pemudik memiliki cara tersendiri untuk tetap membawa anggota keluarga, termasuk hewan peliharaan, ke kampung halaman.
(Sumber: Antara)
Seorang pemudik membawa kucing peliharaan mudik di Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, Selasa 17 Maret 2026 dini hari. ANTARA/Desi Purnama Sari (Antara)