Polisi Selamatkan Keluarga Pemudik Terlantar di Tol Semarang–Solo

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Mar 2026, 12:13
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Polisi Bantu Pemudik yang Terlantar Polisi Bantu Pemudik yang Terlantar (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Aksi sigap aparat kepolisian kembali terlihat saat membantu pemudik yang mengalami kesulitan di perjalanan. Kali ini, anggota Polres Semarang mengevakuasi satu keluarga yang terlantar di ruas Tol Semarang–Solo dan membawa mereka ke tempat aman hingga akhirnya dapat dijemput keluarga.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (16/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di KM 457 Tol Semarang–Solo. Saat itu, Kasat Samapta Polres Semarang, Ari Parwanto, tengah melintas dan melihat seorang ibu bersama dua anak berada di pinggir jalan tol sisi dalam sambil membawa sejumlah tas besar.

"Keluarga tersebut berada di pinggir jalan tol sisi dalam. Tentu itu berbahaya untuk keselamatan," ujarnya.

Melihat kondisi tersebut, petugas segera menghampiri mereka. Dari situ diketahui bahwa ketiganya tampak kebingungan dan kelelahan setelah perjalanan jauh.

"Mereka tampak kebingungan dan kecapekan. Lalu kami hampiri, ternyata mereka satu keluarga dari Bekasi," kata Ari.

Baca Juga: Bareskrim Polri Tetapkan 4 Tersangka Kasus Daging Domba Impor Kedaluwarsa Jelang Lebaran 2026

Saat ditemui, kepala keluarga ternyata tidak berada di lokasi karena sedang berjalan kaki mencari akses keluar dari tol. Tidak lama kemudian, ia kembali dan menjelaskan kondisi yang mereka alami.

"Jadi ibu dan dua anaknya menunggu, bapaknya mencari jalan. Lalu saat kami hampiri, bapaknya datang dan menceritakan mereka telantar," ungkapnya.

Kepala keluarga tersebut, Sulaiman, menjelaskan bahwa mereka berangkat dari Bekasi menggunakan bus dengan tujuan Ampel. Namun perjalanan tidak berjalan sesuai rencana karena mereka tidak mengetahui alamat tujuan secara pasti.

"Sulaiman ini orang Jakarta dan istrinya memiliki keluarga di Ampel. Mereka sudah 13 tahun tidak berkunjung jadi kebingungan dan tidak tahu alamat pasti," kata Ari.

Dalam kondisi kebingungan, mereka mencoba menghubungi keluarga. Dari komunikasi tersebut, mereka justru diarahkan untuk turun dari bus meski masih berada di jalan tol.

"Di kebingungan tersebut, mereka telepon ke keluarga dan dikatakan, jika bingung turun saja di tol, nanti dijemput. Ternyata turunnya dari bus itu di tengah tol," ujarnya.

Baca Juga: Pantau Arus Mudik dari Udara, Kapolda Bali Tinjau Antrean Panjang di Gilimanuk

Situasi itu membuat keluarga tersebut semakin terlantar dan berada dalam kondisi berbahaya hingga akhirnya ditemukan oleh patroli Samapta Polres Semarang.

Petugas kemudian segera mengevakuasi mereka dengan mobil patroli dan membawa keluar dari ruas tol untuk menghindari risiko kecelakaan.

"Keluarga tersebut lalu dinaikkan mobil patroli dan dibawa keluar tol, rencananya mau diantar ke tujuan," ungkap Ari.

Setelah dilakukan koordinasi lebih lanjut dengan pihak keluarga, disepakati bahwa penjemputan dilakukan di kantor Polsek Tengaran. Dari hasil komunikasi itu pula terungkap adanya kesalahpahaman terkait lokasi tujuan.

"Ternyata rumahnya di Sruwen, bukan di Ampel. Jadi memang ada miskomunikasi, tapi akhirnya semua bisa bertemu dalam keadaan sehat dan baik untuk merayakan Lebaran bersama keluarga besar," kata Ari.

Berkat respons cepat petugas, keluarga tersebut akhirnya dapat keluar dari situasi berbahaya dan kembali melanjutkan perjalanan dengan aman untuk berkumpul bersama keluarga saat Lebaran.

x|close