Korlantas Siapkan One Way Nasional Saat Puncak Arus Mudik 18 Maret

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Mar 2026, 12:21
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol. Agus Suryonugroho (tengah) memberikan keteranga pers di Rest Area KM 57 A Tol Jakarta-Cikampek, Jawa Barat, Senin 16 Maret 2026. (ANTARA/Nadia Putri Rahmani) Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol. Agus Suryonugroho (tengah) memberikan keteranga pers di Rest Area KM 57 A Tol Jakarta-Cikampek, Jawa Barat, Senin 16 Maret 2026. (ANTARA/Nadia Putri Rahmani) (Antara)

Ntvnews.id

, Jakarta - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan memberlakukan sistem satu arah atau one way secara nasional pada Rabu 18 Maret 2026, bertepatan dengan hari keenam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa kebijakan tersebut diambil berdasarkan hasil koordinasi dengan sejumlah pihak terkait, termasuk Kementerian dan pengelola jalan tol.

“Saya sudah koordinasi dengan Pak Menteri dengan Dirut Jasa Marga bahwa puncak arus mudik yang diperkirakan adalah tanggal 18 Maret. Jadi, tanggal 18 Maret itu nanti antara jam 10 sampai jam 12 akan kita berlakukan one way nasional arus mudik,” kata Agus di Rest Area KM 57 A Tol Jakarta-Cikampek, Jawa Barat, Senin 16 Maret 2026 malam.

Ia menambahkan bahwa penerapan skema tersebut bersifat fleksibel dan dapat berubah menyesuaikan kondisi lalu lintas di lapangan yang dipantau melalui teknologi.

Baca Juga: Mudik Gratis DKI Jakarta: Pramono Lepas 744 Bus Angkut Ribuan Pemudik ke 20 Kota

“Ketika nanti (berdasarkan) infrastruktur teknologi traffic accounting-nya bisa terkendalikan, mungkin juga bisa berubah untuk one way nasional atau one way sepenggal tahap pertama yang tentunya nanti akan kami umumkan,” imbuhnya.

Terkait kemungkinan penerapan sistem serupa saat arus balik, Agus mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan final.

“Arus balik nanti akan kita lihat lagi. Akan tetapi, sampai saat ini kondisi arus lalu lintas cukup terkendali,” ucapnya.

Sebelumnya, Korlantas Polri telah menyiapkan berbagai skenario Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) yang bersifat dinamis dan akan diterapkan secara situasional, bergantung pada kondisi di lapangan.

Skema yang disiapkan meliputi contraflow, one way lokal, hingga one way nasional.

Berdasarkan hasil evaluasi bersama, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18 Maret. Namun, apabila indikator kepadatan lalu lintas terpenuhi lebih awal, rekayasa lalu lintas dapat diberlakukan lebih cepat dari jadwal yang direncanakan.

Baca Juga: Program Mudik Gratis KAI Diberangkatkan dari Pasar Senen, Angkutan Lebaran Daop 1 Tembus Ratusan Ribu Penumpang

Agus menjelaskan bahwa tahap awal skema one way akan diterapkan dari KM 70 hingga KM 236, yang merupakan perluasan dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai KM 188.

“Apabila masih terjadi kepadatan, skema tersebut akan langsung diperpanjang hingga KM 414,” katanya.

(Sumber: Antara)

x|close