Ntvnews.id, Jakarta - Sebanyak 23.610 kendaraan tercatat melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dari arah Jakarta pada H-6 Lebaran, Minggu, selama periode pukul 00.00 hingga 12.44 WIB.
Jumlah kendaraan tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan periode yang sama pada H-7 Lebaran, Sabtu, 14 Maret 2026, yang tercatat sebanyak 20.665 kendaraan melintas menuju arah timur Trans Jawa.
Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 13.10 WIB, arus lalu lintas terpantau ramai namun tetap lancar. Kendaraan yang melintas didominasi oleh minibus, bus, serta truk sumbu dua.
Sementara itu, truk sumbu tiga sudah jarang terlihat melintas karena mulai dibatasi sejak pukul 12.00 WIB. Pembatasan tersebut diberlakukan sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) mengenai pengaturan lalu lintas selama periode mudik Lebaran 2026.
Baca Juga: Infografik: Kemenhub Proyeksikan Lonjakan Pemudik 2026 Capai 50,60 Persen Populasi
Di sejumlah gardu Tol Cikampek Utama yang mengarah ke Palimanan dari Jakarta juga tidak terlihat adanya antrean kendaraan yang berarti.
Adapun untuk arus sebaliknya, yakni dari Palimanan menuju Jakarta, tercatat sebanyak 8.093 kendaraan telah melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama, atau hampir sepertiga dari total volume kendaraan yang bergerak ke arah timur.
Sebelumnya, Jasa Marga menambah jumlah gardu operasional di Gerbang Tol Cikampek Utama untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan selama masa mudik.
"Gerbang Tol Cikampek Utama yang biasanya mengoperasikan 15 gardu, saat ini kami tingkatkan menjadi 19 gardu yang berfokus melayani kendaraan dari arah Jakarta menuju timur Trans Jawa," ujar Vice President Corporate Secretary & Legal Jasa Marga Trans Jawa Tol Ria Marlinda Paalo kepada wartawan di Jakarta, Sabtu, 14 Maret 2026.
Ria menyebutkan peningkatan jumlah kendaraan sebenarnya sudah mulai terlihat sejak 11 Maret 2026, meski belum terlalu signifikan.
“Kalau terhitung sampai dengan tanggal 11 hingga 13 Maret 2026, perhitungan kami sudah mencapai sekitar 108 ribu kendaraan yang melewati Gerbang Tol Cikampek Utama dari arah Jakarta menuju timur Trans Jawa. Jadi memang sudah terlihat lonjakan yang cukup tinggi," kata dia.
Baca Juga: Kapolri Tinjau Arus Mudik di Pelabuhan Merak, Pastikan Layanan Maksimal
Meski demikian, peningkatan volume kendaraan tersebut hingga kini belum memerlukan penerapan rekayasa lalu lintas.
"Baik 'one way' maupun 'contra flow'. Untuk saat ini memang belum ada rekayasa lalu lintas sama sekali, karena seluruh lonjakan kendaraan masih dapat diantisipasi dengan baik," kata Ria.
Ia menambahkan bahwa pembukaan 19 gardu di Gerbang Tol Cikampek Utama masih dinilai cukup untuk melayani peningkatan arus kendaraan pada periode mudik Lebaran tahun ini.
(Sumber: Antara)
Arus kendaraan yang melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat dari arah Jakarta pada H-6 Lebaran, Minggu (15/3/2026), terlihat mulai ramai, namun tetap lancar. ANTARA/Risky Syukur (Antara)