Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar seremoni pelepasan peserta program mudik gratis menggunakan armada bus dengan tujuan berbagai daerah di Jawa Tengah hingga Jawa Timur. Program ini dilaksanakan bersama sejumlah mitra strategis untuk memfasilitasi para pekerja dan buruh pulang ke kampung halaman.
Dalam program tersebut, Kemnaker menyiapkan total 38 unit bus dengan jumlah peserta lebih dari 1.000 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 11 bus diberangkatkan pada Selasa pagi dari kantor Kemnaker di Jakarta.
"Kita mengapresiasi kerja sama dari para mitra yang selama ini sudah bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan dalam memfasilitasi pelaksanaan mudik. Dan, kita tentu berharap kerja sama ini akan terus berlangsung. Kita ingin bisa memberangkatkan sebanyak-banyaknya dalam program mudik gratis ini," ujar Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat memberikan sambutan.
Baca Juga: Kemnaker Terbitkan SE THR 2026, Pengusaha Wajib Bayar Paling Lambat H-7 Lebaran
Ia menegaskan bahwa program ini diharapkan dapat berjalan lancar seperti tahun-tahun sebelumnya, dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan peserta.
"Kita ingin mudiknya aman, mudiknya nyaman, mudiknya selamat, bagi para pekerja atau buruh," ujar Yassierli.
Program mudik gratis ini difasilitasi oleh Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (PHI dan Jamsos) Kemnaker yang berkolaborasi dengan berbagai mitra industri dan lembaga.
"Secara total memberangkatkan 38 bus dan lebih dari 1.000 orang pemudik yang diberangkatkan," ujar Direktur Jenderal PHI dan Jamsos Indah Anggoro Putri.
Indah juga menyampaikan apresiasi atas dukungan berkelanjutan dari para mitra selama empat tahun terakhir.
"Mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada para mitra-mitra industri yang sudah men-support, dan terima kasih karena rutin mensupport sejak empat tahun lalu," ujar Indah.
Sejumlah mitra yang terlibat dalam program ini antara lain Bank Negara Indonesia, Bank Rakyat Indonesia, Perusahaan Listrik Negara, hingga Freeport Indonesia, serta berbagai perusahaan dan lembaga lainnya.
Tahun ini, terdapat hal baru dalam program mudik gratis Kemnaker, yakni keterlibatan pengemudi ojek online sebagai peserta. Namun, jumlah kuota masih terbatas karena keterbatasan armada.
"Nanti akan berangkat tiga bis untuk para pengemudi transportasi online dari Gojek, Grab, Maksim, dan InDriver, dengan total 150 orang pengemudi online dengan tujuan mudik yaitu Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Jawa Timur," ujar Indah.
Selain itu, Kemnaker juga menyediakan dua bus untuk 100 pekerja anggota Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia.
Baca Juga: BNI Buka Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026, Kuota Terbatas!
"Anggotanya terdiri dari pekerja buruh yang berada di perusahaan sekitar Jabodetabek, dengan tujuan destinasi mudik adalah ke Jawa Tengah dan Jawa Timur," ujar Indah.
Dukungan juga diberikan kepada pekerja dari Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman Serikat Pekerja Seluruh Indonesia dengan penyediaan dua bus berkapasitas 100 orang menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
"Berita baiknya juga Pak Menteri (Yassierli), tahun ini kita tingkatkan jumlah bis untuk pegawai honorer, dulu sebutan honorer, sekarang menjadi alih daya di Kemnaker dan di sekitar kementerian di sini (Jl. Gatot Subroto), tahun lalu hanya dua bis, tahun ini empat bis, dengan jumlah 208 orang tenaga ahli daya," ujar Indah.
Program ini diharapkan dapat membantu para pekerja menikmati perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan terjangkau menjelang Hari Raya.
(Sumber: Antara)
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli melakukan seremoni pelepasan peserta mudik gratis dengan armada transportasi bus di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan di Jakarta, Selasa (17/03/2026). (Antara/ Muhammad Heriyanto) (Antara)