Polda Metro Jaya Pulangkan 101 Orang yang Diamankan saat May Day

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Mei 2026, 14:30
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat ditemui di Jakarta, Jumat (17/4/2026). ANTARA/Ilham Kausar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat ditemui di Jakarta, Jumat (17/4/2026). ANTARA/Ilham Kausar (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Polda Metro Jaya menyatakan sebanyak 101 orang yang sebelumnya diamankan karena diduga hendak melakukan kerusuhan saat peringatan Hari Buruh Internasional pada Jumat 1 Mei 2026, telah dipulangkan ke rumah masing-masing.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, mengatakan pemulangan dilakukan pada Jumat malam dengan penjemputan oleh keluarga serta pendampingan dari Lembaga Bantuan Hukum Jakarta.

“Semalam, 101 orang tersebut sudah pulang ke rumah masing-masing dengan dijemput keluarga dan pendampingan dari LBH Jakarta,” kata Budi Hermanto, Sabtu 2 Mei 2026.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto bersama Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo saat konferensi pers di Jakarta, Kamis , 16 April 2026. <b>(Antara)</b> Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto bersama Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo saat konferensi pers di Jakarta, Kamis , 16 April 2026. (Antara)

Meski telah dipulangkan, polisi menegaskan bahwa penyelidikan tetap berlanjut. Barang bukti yang telah diamankan, termasuk selebaran berisi rencana aksi, saat ini masih didalami oleh Satgas Penegakan Hukum Polda Metro Jaya.

Pihak kepolisian juga tengah menelusuri pihak-pihak yang diduga menjadi aktor di balik rencana kerusuhan, termasuk kemungkinan adanya penggalangan dana.

Baca Juga: Viral Taksi Hijau Lawan Arus di Depan RSPP, Warga Soroti Profesionalitas Sopir

Sebelumnya, kepolisian melakukan langkah deteksi dini untuk mencegah penyusupan kelompok anarkis dalam aksi buruh yang berlangsung di kawasan Monas dan depan Gedung DPR/MPR.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Iman Imanuddin, menyatakan pihaknya telah mengamankan sejumlah barang yang diduga akan digunakan dalam aksi kerusuhan. Barang tersebut antara lain botol kosong dan kain yang diduga untuk bahan bom molotov, paku beton, ketapel dengan gotri, serta dokumen rencana aksi.

“Dalam rangka menjaga marwah demokrasi dan menjamin hak penyampaian pendapat di muka umum, kami terus melakukan upaya preemtif, preventif, maupun represif,” ujar Iman dalam konferensi pers.

Ia menegaskan langkah antisipatif dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak pidana sebelum aksi kerusuhan benar-benar terjadi.

x|close