Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah memastikan rumah sakit di bawah Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tetap memberikan pelayanan medis selama periode libur panjang Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi, khususnya untuk penanganan kasus kedaruratan.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) akan tetap beroperasi selama masa libur sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
"Selama liburan panjang ini sesuai arahan dari Bapak Presiden, akan tetap beroperasi untuk tindakan-tindakan emergency. Jadi contohnya orang kena stroke, masuk ke IGD, IGD-nya harus beroperasi," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Senin.
Baca Juga: Innalillahi, Ibunda Raisa Meninggal Dunia di RS Dharmais
Ia menjelaskan bahwa pada periode 20–23 Maret 2026 jadwal pelayanan rumah sakit akan disesuaikan dengan memprioritaskan penanganan kedaruratan. Sementara layanan medis yang bersifat elektif atau tindakan rutin akan dijadwalkan ulang agar tidak mengganggu pelayanan utama.
"Karena seminggu 25 kali, nah kita atur. Empat harinya kan libur, jadi kita geser ke depan, dan kita geser ke belakang. Yang penting jadwal yang 25 kali penyinaran itu tetap harus dilakukan," kata Menkes Budi.
Dalam kunjungan bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ke RS Kanker Dharmais, Budi menyebutkan sekitar 40 rumah sakit vertikal Kemenkes telah disiagakan untuk memberikan pelayanan selama masa libur panjang tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Menteri PAN-RB Rini Widyantini menegaskan bahwa layanan kesehatan merupakan sektor yang sangat penting sehingga harus tetap berjalan meskipun sebagian aparatur pemerintah menjalankan skema kerja dari mana saja.
"Seperti kita ketahui, hari ini kita sudah mulai work from anywhere begitu, tetapi tentunya kita harus memastikan layanan-layanan kesehatan," kata Menteri PAN-RB Rini.
Baca Juga: BRIN Temukan Bakteri di Sekitar Akar Kunyit yang Berpotensi Jadi Obat Antikanker Payudara
Ia juga menyampaikan bahwa RS Kanker Dharmais melayani banyak pasien dan telah melakukan berbagai inovasi pelayanan, termasuk sistem antrean daring. Inovasi tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan dan diterapkan di rumah sakit lain.
Rini turut mengapresiasi Kemenkes dan RS Kanker Dharmais yang tetap berkomitmen melayani masyarakat selama masa libur panjang. Ia juga mengajak masyarakat untuk menyampaikan penilaian terhadap layanan rumah sakit melalui sistem pengaduan yang tersedia.
"Masyarakat bisa menyampaikan survei kepuasan layanan dari rumah sakit ini. Bisa melalui lapor.go.id, atau SKM, Kita ada barcode-nya," ujar Rini Widyantini.
(Sumber: Antara)
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kedua kanan) dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Rini Widyantini meninjau RS Kanker Dharmais di Jakarta, Senin (16/3/2026). ANTARA/Mecca Yumna. (Antara)