Ntvnews.id, Jakarta - Geger ditemukan mayat di dalam sebuah bak penampungan air yang berada di area kamar mandi. Saat pertama kali ditemukan, posisi tubuh korban berada di dalam bak tersebut dengan sebagian tubuhnya terendam air. Kejadian tersebut terjadi di Sukabumi.
Kapolsek Cibadak, I Djubaedi mengatakan dirinya baru tiba di lokasi setelah menerima informasi dari anggota terkait laporan masyarakat mengenai adanya temuan mayat laki-laki.
“Anggota mendapatkan informasi dari masyarakat terkait temuan mayat laki-laki, kemudian anggota mendatangi lokasi. Kebetulan lokasi berada di wilayah Desa Pamuruyan dan saat itu sudah banyak masyarakat di sana,” ujarnya, Minggu (15/03/2026).
Saat ditemukan, jasad laki-laki tersebut dalam kondisi mengenaskan.
Berdasarkan pengamatan awal di lokasi, korban diperkirakan berusia lebih dari 30 tahun. Saat ditemukan, dari bagian hidung korban terlihat mengeluarkan busa.
“Perkiraan umur 30 lebih. Yang saya lihat tadi hidungnya berbusa, tapi untuk luka-luka sepertinya belum ada,” katanya.
View this post on Instagram
Selain itu, dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas juga menemukan uang tunai lebih dari Rp200 ribu yang tersimpan di pakaian korban.
Meski demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab kematian korban. Untuk memastikannya, akan dilakukan pemeriksaan visum luar oleh dokter.
“Untuk memastikan nanti ada pemeriksaan visum luar dari dokter yang ada di rumah sakit ini,” ucapnya.
Selanjutnya, polisi mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Sekarwangi. Saat ini jenazah berada di kamar mayat rumah sakit tersebut.
Informasi pemberitaan diunggah akun sukabumiupdate.
Pompa BBM pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.116.12 Kembangan, Jakarta Barat, dipasangi garis polisi akibat insiden tercampurnya pertalite dengan solar, Senin 4 Agustus 2025. ANTARA/Risky Syukur (Antara)