Cak Imin Harap Baznas Perkuat Peran Zakat untuk Dorong Kemandirian Masyarakat

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Mar 2026, 03:53
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, menyampaikan pesan kepada jajaran anggota baru Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) periode 2026–2031. Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengucapkan selamat kepada Dikdik Sodik Mudjahid yang resmi menjabat sebagai Ketua Baznas mulai tahun ini.

Ucapan tersebut disampaikan Cak Imin saat menghadiri agenda Selasar Hangat bertajuk Harmoni Lintas Keyakinan yang digelar di Jakarta International Velodrome, Kamis, 12 Maret 2026.

"Selamat kepada Pak Sodik Mudjahid yang baru saja menjadi Ketua Baznas. Kita harapkan semangat baru ini juga membawa kolaborasi kita semakin produktif di hari-hari yang akan datang," kata Cak Imin.

Di hadapan Sodik Mudjahid, Cak Imin menekankan pentingnya pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar tidak hanya bersifat karitatif semata. Menurutnya, instrumen tersebut perlu dimanfaatkan secara lebih strategis untuk mendorong pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga: Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar Imbau Warga Tak Mudah Tergiur Tawaran Kerja ke Kamboja

"Hari ini kita bersama-sama memastikan zakat, infak, dan sedekah tidak hanya berhenti di saat Ramadhan dan berhenti sebagai karitatif, tetapi kita bergerak berdasarkan DTSEN," beber dia.

Ia menjelaskan bahwa potensi zakat dapat menjadi salah satu solusi untuk membantu masyarakat miskin keluar dari keterpurukan dan meningkatkan taraf hidup mereka. Melalui pengelolaan yang tepat, zakat diharapkan mampu mendorong masyarakat agar lebih mandiri dan memiliki daya saing.

"Kita dorong seluruh masyarakat kita naik kelas, naik kelas untuk berdaya dan mandiri. Kita peduli kepada yang miskin, sekaligus kita dorong mereka untuk menjadi kekuatan yang berdaya," tuturnya.

Cak Imin juga menegaskan bahwa upaya mengatasi kemiskinan ekstrem di Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Ia menilai kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga filantropi dan lembaga zakat, menjadi kunci penting untuk mempercepat solusi terhadap persoalan tersebut.

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin <b>(NTVnews)</b> Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (NTVnews)

Menurutnya, potensi kepedulian dari berbagai kelompok masyarakat, termasuk umat dari berbagai agama, perlu disinergikan agar upaya pemberdayaan sosial berjalan lebih efektif.

"Ini semua harus kita atasi sebaik-baiknya. Pemerintah melalui kekuatan anggaran tentu akan terus bekerja keras menstimulus, memberikan perlindungan sosial, memberikan jalan keluar, tetapi tidaklah cukup," ucapnya.

Baca Juga: Di Pasuruan, Kopdes Pasok Bahan Baku untuk Dapur MBG: Ekosistem Ekonomi Desa Berputar

Selain itu, Cak Imin juga mengingatkan nilai-nilai religius yang diajarkan oleh berbagai agama terkait pentingnya kemandirian. Ia menilai bahwa ajaran agama pada dasarnya mendorong umatnya untuk bangkit dan tidak menyerah pada keadaan.

"Tidak ada satupun agama yang hanya mengedepankan kepasrahan pasif. Seluruh agama mendorong sikap untuk mandiri dan berdiri di atas kaki sendiri," kata dia.

x|close