Ntvnews.id, Jakarta - Pangkalan militer milik Italia yang berada di wilayah Kurdi, Irak, dilaporkan terkena serangan rudal. Informasi tersebut disampaikan oleh Kementerian Pertahanan Italia pada Kamis (12/3).
Menurut keterangan resmi, serangan terjadi pada Rabu (11/3) malam dan mengenai fasilitas militer Italia yang berada di Erbil. Meski rudal menghantam area pangkalan, tidak ada korban jiwa maupun personel yang terluka dalam insiden tersebut.
“Sebuah rudal menghantam pangkalan kami di Erbil. Tak ada korban jiwa atau luka pada personel Italia,” ujar Kemhan Italia seperti dikutip dari Reuters.
Baca Juga: Telkom Percepat Transformasi, Reduksi Anak Usaha dari 60 Jadi 14 Perusahaan
Pihak kementerian juga memastikan situasi di pangkalan berada dalam kendali. Menteri Pertahanan Italia, Guido Crosetto, dilaporkan terus berkomunikasi dengan para komandan senior yang bertugas di lokasi guna memantau perkembangan setelah serangan terjadi.
Secara terpisah, Menteri Luar Negeri Italia, Antonio Tajani, menjelaskan bahwa para prajurit telah berada di tempat perlindungan saat rudal tersebut menghantam pangkalan.
“Seluruhnya dalam kondisi baik dan aman,” kata Tajani.
Pangkalan tersebut menampung sekitar 300 personel militer Italia. Kehadiran mereka di Erbil merupakan bagian dari misi pelatihan bagi aparat keamanan Kurdi di wilayah tersebut.
Hingga kini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan rudal yang menargetkan pangkalan militer Italia tersebut.
Rudal Sejjil Iran (Istimewa)