Menhan: Fasilitas Latihan Militer Internasional akan Dibangun di Morotai

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Mar 2026, 14:40
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin saat memberikan keterangan pers di depan kantor Kementerian Pertahanan, Kamis 12 Maret 2026. (ANTARA/Walda Marison) Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin saat memberikan keterangan pers di depan kantor Kementerian Pertahanan, Kamis 12 Maret 2026. (ANTARA/Walda Marison) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan pemerintah berencana membangun fasilitas latihan militer bertaraf internasional di wilayah Morotai, Maluku Utara.

Pembangunan fasilitas tersebut bertujuan agar TNI memiliki sarana latihan tempur yang memadai dan dapat digunakan tidak hanya untuk kebutuhan nasional, tetapi juga untuk kegiatan berskala internasional.

Baca Juga: Menhan Sjafrie Laporkan Kondisi Keamanan Nasional ke Prabowo

"Saya kira teman-teman sudah tahu bahwa Morotai ini dulu digunakan di dalam perang dunia kedua sehingga dia punya infrastruktur pertahanan masih ada, dan kita akan sama-sama memperbaiki dan kita sama-sama gunakan," kata Sjafrie saat memberikan keterangan pers di depan kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Kamis 12 Maret 2026.

Menurut Sjafrie, fasilitas latihan tersebut nantinya tidak hanya dimanfaatkan oleh TNI, tetapi juga dapat menjadi sarana diplomasi pertahanan dengan negara lain melalui latihan militer bersama.

Dengan adanya fasilitas tempur bertaraf internasional tersebut, Indonesia dapat mengundang berbagai kekuatan militer dari negara sahabat untuk melakukan latihan gabungan.

"Kita membuat International Training Facilities di Morotai. Di sana bisa latihan udara, bisa latihan laut, bisa latihan darat," kata Sjafrie.

Baca Juga: Menhan Sjafrie Kunjungi Mantan Panglima TNI Widodo AS Perkuat Silaturahmi dan Keteladanan

Ia menambahkan bahwa fasilitas latihan tersebut nantinya tidak hanya terbuka bagi negara-negara di kawasan Asia Tenggara, tetapi juga bagi negara mitra Indonesia dari berbagai kawasan di dunia.

"Kita tidak ingin negara kita itu menutup diri, kita ingin negara kita itu open minded dengan negara-negara lain," tambah Sjafrie.

Meski demikian, Sjafrie belum memerinci waktu dimulainya pembangunan maupun perkembangan terkini dari rencana pembangunan fasilitas latihan militer tersebut.

(Sumber: Antara)

x|close