Ntvnews.id, Tel Aviv - Rentetan ledakan dan bunyi sirene terdengar di Yerusalem. Peringatan serupa juga menggema di Tel Aviv, wilayah Israel tengah, Haifa, serta sejumlah kawasan utara lainnya.
Militer Israel menyatakan telah mendeteksi peluncuran rudal dari Iran yang mengarah ke wilayahnya.
"IDF mengidentifikasi rudal yang diluncurkan dari Iran menuju wilayah Negara Israel. Sistem pertahanan beroperasi untuk mencegat ancaman tersebut," kata militer empat kali sepanjang siang dan sore hari dilansir dari AFP, Kamis, 5 Maret 2026.
Tak lama setelah serangan awal diumumkan, pihak militer juga menyebutkan bahwa "beberapa peluncuran... dari Lebanon menuju wilayah Israel berhasil dicegat" setelah sirene berbunyi di Israel bagian tengah.
Baca Juga: Korban Tewas Serangan Gabungan AS-Israel di Iran Tembus 1.045 Orang
Serangan terbaru ini terjadi pada hari kelima konflik di Timur Tengah yang bermula Sabtu lalu, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran.
Lebanon ikut terseret dalam konflik setelah kelompok Hizbullah yang didukung Teheran meluncurkan serangan ke Israel sebagai bentuk "membalas" pembunuhan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei. Tindakan tersebut kemudian memicu serangan udara Israel yang berlanjut.
Ilustrasi - Rudal Israel serang Iran. ANTARA/Anadolu (Antara)
Layanan darurat Israel, Magen David Adom (MDA), melaporkan telah mengevakuasi dua orang ke rumah sakit di wilayah Israel tengah dengan luka ringan, termasuk "seorang pria berusia sekitar 30 tahun dengan luka akibat pecahan peluru dan satu korban lainnya dengan luka akibat ledakan".
Polisi Israel menyatakan petugas dikerahkan ke lima titik di wilayah Yerusalem "di mana berbagai proyektil yang dicegat telah jatuh, hanya menyebabkan kerusakan".
Baca Juga: Trump Akui Dorong Israel Serang Iran
Militer menambahkan bahwa "sebagian besar peluncuran" dari Lebanon berhasil dicegat oleh sistem pertahanan.
MDA juga mencatat bahwa sejak awal perang, timnya telah menangani 414 korban, termasuk "10 kematian, 2 luka serius, 6 luka sedang, dan 396 luka ringan".
Arsip - Ledakan akibat serangan rudal Iran ke Tel Aviv, Israel, 28 Februari 2026. ANTARA/Xinhua/Chen Junqing/am. (Antara)