Trump Akui Dorong Israel Serang Iran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Mar 2026, 03:58
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Donald Trump Donald Trump (Instagram @realdonaldtrump)

Ntvnews.id, Washington D.C - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bahwa dirinya kemungkinan menjadi pihak yang mendorong Israel melakukan serangan terhadap Iran. Pernyataan tersebut disampaikan saat ia menjawab pertanyaan apakah Israel yang menekan AS untuk menyerang Iran.

"Tidak, sebenarnya, saya mungkin telah memaksa mereka," ujar Trump di Gedung Putih ketika menerima kunjungan Kanselir Jerman Friedrich Merz, sebagaimana dilansir dari Al Jazeera, Rabu, 4 Maret 2026.

Trump menjelaskan bahwa arah perundingan yang dimediasi oleh Oman membuatnya yakin Iran berpotensi melancarkan serangan terhadap AS, meskipun badan intelijen Amerika Serikat menyebut tidak ada ancaman langsung dari Teheran.

Sebelumnya, pada Senin, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan bahwa serangan terhadap Iran dilakukan karena Washington mengetahui Israel akan membom negara tersebut. Pemerintahan Trump juga meyakini Iran dapat membalas dengan menyerang fasilitas milik AS di kawasan.

Baca Juga: Trump Kaitkan Serangan ke Iran dengan Kekalahan Dirinya di Pemilu 2020

Trump menyampaikan bahwa sosok dari dalam Iran dinilai lebih tepat memimpin negara itu setelah konflik AS-Israel berakhir. Menurutnya, opsi tersebut lebih baik dibandingkan Reza Pahlavi, putra mendiang Shah Iran.

"Dia (Pahlavi) tampak seperti orang yang sangat baik. Tetapi menurut saya, seseorang dari dalam mungkin lebih baik," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan kekhawatiran terkait kemungkinan terburuk dari intervensi tersebut, yakni munculnya kepemimpinan baru yang tidak berbeda dengan rezim yang saat ini diperangi AS.

"Saya kira skenario terburuknya adalah, kita melakukan ini, dan kemudian seseorang mengambil alih yang sama buruknya dengan orang sebelumnya, bukan?" kata Trump.

"Itu bisa terjadi. Kita tidak ingin itu terjadi," tambahnya.

x|close