THR ASN dan BHR Ojol Naik, Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi RI Melesat

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Mar 2026, 16:40
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pemerintah mengumumkan pemberian tunjangan hari raya (THR) kepada para aparatur sipil negara (ASN) termasuk PNS, TNI dan Polri. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pemerintah mengumumkan pemberian tunjangan hari raya (THR) kepada para aparatur sipil negara (ASN) termasuk PNS, TNI dan Polri. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah mulai mencairkan THR Lebaran 2026 untuk ASN dan Pensiunan pada 26 Februari 2026. Selain itu, para driver ojek online juga dipastikan Kembali menerima Bonus Hari Raya (BHR).

Dengan adanya dua stimulus tersebut, pemerintah berhadap bisa meningkatkan konsumsi rumah tangga selama periode Lebaran dan secara langsung mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menjelaskan, THR ASN dan BHR tahun ini mengalami peningkatan.

“Stimulus BHR tahun lalu setengahnya dari sekarang, kemudian kenaikan THR ASN 10 persen lebih besar. Maka kami berharap pertumbuhan ekonomi di Q1 akan lebih tinggi dibanding Q4 tahun lalu. Kita targetkan 5,4–5,6 persen,” ujar Airlangga di Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026.

Target tersebut lebih tinggi dibandingkan capaian kuartal IV tahun sebelumnya. Pemerintah berharap momentum Ramadan dan Idulfitri yang jatuh pada kuartal I dapat memperkuat daya beli masyarakat.

Baca Juga: Pemerintah Ingatkan Pengusaha: THR Wajib Cair H-7 Lebaran, Tak Boleh Dicicil

Konferensi Pers Kebijakan THR, BHR, dan Stimulus Ekonomi Idul Fitri di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026. <b>(Bakom RI)</b> Konferensi Pers Kebijakan THR, BHR, dan Stimulus Ekonomi Idul Fitri di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026. (Bakom RI)

Baca Juga: Airlangga: THR Karyawan Swasta Wajib Dibayar Maksimal H-7 Lebaran, Tak Boleh Dicicil

Kombinasi pencairan THR bagi jutaan ASN serta tambahan penghasilan bagi pengemudi ojek online diyakini akan langsung berputar menjadi motor penggerak ekonomi.

Untuk THR ASN 2026, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp55 triliun. Angka ini naik dari tahun lalu yang sebesar Rp49 triliun atau meningkat sekitar 10 persen.

Secara rinci, THR 2026 akan disalurkan kepada 2,4 juta ASN pusat, termasuk TNI dan Polri, dengan total anggaran Rp22,2 triliun. Kemudian 4,3 juta ASN daerah menerima total Rp20,2 triliun. Sementara itu, 3,8 juta pensiunan mendapatkan alokasi Rp12,7 triliun.

"Komponen THR yang dibayarkan 100 persen penuh meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan, kinerja sesuai dengan regulasi yang berlaku," pungkas Airlangga.

x|close