Ntvnews.id, Amman - Yordania menegaskan bahwa wilayahnya tidak akan dimanfaatkan untuk operasi militer apa pun terhadap Iran.
Dilansir dari Anadolu, Senin, 23 Februari 2026, mengutip Radio dan Televisi Yordania, melaporkan bahwa seorang pejabat setempat menyatakan negaranya tidak akan menjadi basis atau titik peluncuran aksi apa pun terhadap Iran.
Dalam wawancara dengan The New York Times, pejabat yang tidak disebutkan namanya itu menekankan bahwa Yordania tidak akan mengizinkan wilayahnya digunakan untuk melancarkan serangan terhadap Teheran.
Baca Juga: Raja Yordania Terima Diundang Trump Bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza
Pejabat tersebut juga menyampaikan harapan agar perundingan yang tengah berlangsung antara Amerika Serikat dan Iran dapat membuahkan kesepakatan politik, sehingga kawasan terhindar dari potensi konflik bersenjata.
Selain itu, pejabat anonim lainnya menjelaskan bahwa keberadaan militer Amerika Serikat di Yordania berlangsung dalam kerangka perjanjian pertahanan bilateral antara kedua negara.
Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah Raja Abdullah II ibn Al Hussein (Kanan) dalam pertemuan bilateral dengan Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat 14 November 2025. ANTARA/Fathur Rochman. (Antara)