Lewat Dewan Perdamaian, Trump Umumkan 5 Miliar Dolar AS Mengalir untuk Gaza

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Feb 2026, 14:33
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Arsip foto - Presiden Amerika Serikat Donald Trump. /ANTARA/Anadolu/py. Arsip foto - Presiden Amerika Serikat Donald Trump. /ANTARA/Anadolu/py. (Antara)

Ntvnews.id, Istanbul - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Minggu, 14 Februari 2026, menyampaikan bahwa negara-negara anggota Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) akan mengumumkan komitmen dana lebih dari 5 miliar dolar Amerika Serikat untuk rekonstruksi Gaza. Pengumuman tersebut dijadwalkan berlangsung dalam pertemuan Kamis, 19 Februari 2026, di Washington, D.C.

“Pada 19 Februari 2026, saya akan kembali bergabung dengan anggota Board of Peace di Donald J. Trump Institute of Peace di Washington, D.C., di mana kami akan mengumumkan bahwa negara-negara anggota telah menjanjikan lebih dari 5 miliar dolar AS untuk upaya kemanusiaan dan rekonstruksi Gaza,” tulis Trump melalui platform media sosialnya, Truth Social.

Ia juga menyebut bahwa negara-negara anggota telah berkomitmen “mengerahkan ribuan personel untuk Pasukan Stabilisasi Internasional dan kepolisian lokal guna menjaga keamanan dan perdamaian bagi warga Gaza".

Menurut Trump, Dewan Perdamaian memiliki prospek besar dalam membentuk tatanan global baru. Ia mengungkapkan bahwa pada bulan sebelumnya, dua lusin anggota pendiri lembaga tersebut berkumpul bersamanya di Davos, Swiss, untuk meresmikan pembentukan BoP sekaligus memaparkan visi bagi masa depan warga sipil Gaza serta perdamaian dunia.

Baca Juga: Prabowo dan Trump Siap Teken Dokumen Negosiasi Tarif

“Dewan Keamanan akan menjadi badan internasional paling berpengaruh dalam sejarah, dan merupakan kehormatan bagi saya untuk menjabat sebagai ketuanya,” tulisnya.

Pernyataan tersebut muncul di tengah laporan bahwa Indonesia mempertimbangkan kemungkinan pengerahan hingga 8.000 personel ke Gaza sebagai bagian dari misi stabilisasi.

Sebelumnya, Gedung Putih mengumumkan pembentukan Komite Nasional Administrasi Gaza yang bersifat teknokratis guna mengawal masa transisi pemerintahan di wilayah tersebut. Langkah itu menjadi bagian dari rencana 20 poin yang diajukan Trump untuk menangani situasi pascaperang di Gaza.

Gencatan senjata yang disepakati mengakhiri konflik selama dua tahun antara Israel dan Gaza yang dilaporkan menewaskan lebih dari 72.000 warga Palestina serta merusak sekitar 90 persen infrastruktur sipil. Perserikatan Bangsa-Bangsa memperkirakan kebutuhan dana rekonstruksi mencapai sekitar 70 miliar dolar AS.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Gaza mencatat sedikitnya 601 warga Palestina meninggal dunia dan lebih dari 1.600 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan Israel sejak gencatan senjata mulai diberlakukan.

Baca Juga: Trump Bakal Bahas Gaza di KTT Perdana Dewan Perdamaian, Siap Umumkan Pasukan Stabilisasi

(Sumber: Antara) 

x|close