Prabowo Tekankan Stabilitas Keamanan, Tito: TNI-Polri Harus Jadi Tentara dan Polisi Rakyat

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Feb 2026, 15:18
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan pertahanan nasional dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 9 Februari 2026.

Menurut Tito, arahan Presiden Prabowo bersifat umum namun strategis, terutama terkait situasi keamanan, ketertiban, serta dinamika geopolitik yang berpengaruh terhadap pembangunan nasional.

"Mungkin lebih bisa ditanyakan kepada nanti Bapak Kapolri, Panglima TNI yang lebih kompeten ya.

Tapi yang jelas tadi, dibuka oleh Bapak Presiden, pengarahan secara umum yang intinya beliau untuk menjaga situasi keamanan, ketertiban, juga pertahanan negara, geopolitik ya, yang mungkin nggak jauh beda dengan pada waktu rapat koordinasi nasional di Sentul yang lalu.

Tapi ini spesifik, ada yang spesifik buat Polri, TNI ya, untuk menjaga situasi kamtibmas, situasi geopolitik kita agar pembangunan kita bisa tetap berjalan dengan lancar. Saya kira itu yang paling utama,” kata Tito.

Baca Juga: Purbaya Siap Cairkan Rp15 M buat Reaktivasi BPJS

Tito juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memberikan evaluasi strategis kepada TNI dan Polri, khususnya dalam memperkuat postur pertahanan negara serta meningkatkan kepercayaan publik.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian <b>(NTVnews)</b> Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (NTVnews)

"Ya intinya agar masing-masing memperkuat postur pertahanan dan juga ada hal yang sangat penting sekali disampaikan tadi bahwa kekuatan bangsa ini terletak pada trust rakyat ya, kepada negara. Jadi TNI dan Polri pun harus menjadi, TNI harus menjadi tentara rakyat, polisi pun harus menjadi polisi rakyat. Artinya TNI yang didukung oleh rakyat, dicintai oleh rakyat, dan Polri yang didukung dan dicintai oleh rakyat juga, pasti akan kuat. Kira-kira gitu,” ujarnya.

Rapim TNI-Polri 2026 diikuti ratusan peserta dari jajaran TNI, Polri, serta kementerian terkait, sebagai bagian dari konsolidasi awal tahun untuk memperkuat sinergi pertahanan dan keamanan nasional.

x|close