Ntvnews.id, Jakarta - Bencana tanah bergerak kembali melanda wilayah lereng Gunung Slamet, tepatnya di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal.
Peristiwa yang terjadi pada Selasa 3 Februari 2026 ini mengakibatkan puluhan rumah warga rusak parah dan operasional Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Adalah terancam lumpuh.
Informasi dan video diunggah akun radartegal.
View this post on Instagram
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak Senin 2 Februari 2026 siang hingga Selasa dini hari menjadi pemicu utama. Warga sempat khawatir akan kondisi rumah-rumah mereka.
Menurut Pengurus Ponpes Al-Adalah Mohamad Furqon, pergerakan tanah terjadi secara perlahan namun berdampak fatal pada konstruksi bangunan.
"Awalnya hanya retakan rambut pada Senin sore, tapi kondisi terparah terjadi tengah malam. Tanah bergerak pelan tapi merusak bangunan vital," ujar Furqon.
Saat ini, sebanyak 526 santri masih bertahan di lingkungan pesantren dengan pengamanan darurat.
Baca Juga: Pemkab Purwakarta Relokasi Warga Terdampak Bencana Tanah Bergerak
Bencana tanah bergerak kembali melanda wilayah lereng Gunung Slamet, tepatnya di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal. (radar tegal)