Cek Fakta: MBG Diganti Jadi Bantuan Tunai Rp350 Ribu Per Hari

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Jan 2026, 05:00
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Arsip - Siswa menunjukan paket makanan menu kuliner nusantara untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri Tanjunganom 3, Nganjuk, Jawa Timur, Kamis, 8 Januari 2026. Pada distribusi MBG hari pertama masuk sekolah usai libur, SPPG Dipan Tanju Arsip - Siswa menunjukan paket makanan menu kuliner nusantara untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri Tanjunganom 3, Nganjuk, Jawa Timur, Kamis, 8 Januari 2026. Pada distribusi MBG hari pertama masuk sekolah usai libur, SPPG Dipan Tanju (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah unggahan di Facebook beredar dengan narasi bahwa Presiden Prabowo memutuskan mengubah program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi bantuan uang sebesar Rp350 ribu per hari per siswa yang disalurkan kepada orang tua.

Dalam unggahan tersebut disebutkan dana itu dapat dimanfaatkan untuk membeli makanan bergizi, membayar biaya sekolah, hingga memenuhi kebutuhan rumah tangga, dengan alasan agar anggaran MBG tepat sasaran.

Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

“Pk Prabowo; memutuskan MBG akan di rubah dng uang 350 ribu perhari untuk siswa se-Indonesia yang di berikan ke orang tuanya, agar bisa untuk beli makanan lebih bergizi anti racun, agar bisa untuk menambah bayar sekolah, agar bisa untuk pajak listrik, agar anggaran MBG tepat sasaran sehingga BGN & MBG tidak di permainkan pejabat, instansi, yayasan, kelompok untuk lahan bisnis rampok, seperti sekarang.”

Namun, benarkah skema MBG akan diubah menjadi bantuan uang tunai Rp350 ribu per hari?

Baca Juga: MBG Tetap Berjalan Selama Ramadhan

Unggahan yang menarasikan Presiden Prabowo akan mengganti skema MBG menjadi uang Rp350 ribu perhari. Faktanya, pernyataan tersebut tidak berdasar. (Facebook) <b>(Antara)</b> Unggahan yang menarasikan Presiden Prabowo akan mengganti skema MBG menjadi uang Rp350 ribu perhari. Faktanya, pernyataan tersebut tidak berdasar. (Facebook) (Antara)

Baca Juga: BGN Tidak Memaksa Sekolah yang Menolak MBG

Berdasarkan penelusuran, klaim tersebut tidak memiliki dasar yang valid. Tidak ditemukan pernyataan resmi dari Presiden Prabowo maupun dari kementerian atau lembaga terkait yang menyebutkan adanya perubahan skema MBG menjadi bantuan uang tunai.

Isu serupa sebelumnya juga telah dibantah oleh Kementerian Keuangan. Pemerintah menegaskan bahwa informasi mengenai rencana mengganti MBG dengan bantuan tunai merupakan bentuk disinformasi atau hoaks.

Sebaliknya, Presiden Prabowo justru menekankan komitmen pemerintah untuk memperluas cakupan program MBG agar menjangkau seluruh penerima manfaat di Indonesia pada akhir Desember 2026, termasuk anak-anak, ibu hamil, dan lansia.

“Sasaran kita, Desember 2026 semua desa mendapat MBG. Mudah-mudahan bisa lebih cepat, tapi Desember kita harus sampai semua anak Indonesia dan semua ibu-ibu hamil dan semua orang tua lansia juga kita beri makan,” kata Presiden.

Dengan demikian, narasi yang menyebut program Makan Bergizi Gratis akan diganti dengan bantuan uang Rp350 ribu per hari per siswa tidak sesuai fakta.

(Sumber: Antara) 

x|close