Bhabinkamtibmas dan Babinsa Datangi Suderajat, Persoalan Es Gabus Diselesaikan Secara Damai

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Jan 2026, 17:27
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Aparat Tuduh Kue Gabus dari Spons Aparat Tuduh Kue Gabus dari Spons (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Bhabinkamtibmas Aiptu Ikhwan Mulyadi bersama Babinsa Serda Heri Purnomo akhirnya menemui pedagang es gabus bernama Suderajat dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di Desa Rawa Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pertemuan tersebut digelar di sebuah masjid pada Selasa malam (27/1) dan menjadi ruang dialog yang berujung pada penyelesaian secara damai. Dalam pertemuan itu, Aiptu Ikhwan Mulyadi dan Serda Heri Purnomo secara langsung menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa yang sebelumnya terjadi.

Keduanya juga mengungkapkan penyesalan serta menegaskan bahwa tidak ada maksud untuk menimbulkan persoalan dengan Suderajat. Permintaan maaf tersebut diterima dengan baik, sehingga kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri permasalahan tanpa melanjutkannya ke ranah lain.

“Izin Pak Derajat, sebelumnya saya Ikhwan dan Pak Heri datang ke mari ingin meminta maaf atas khilafan yang sudah terjadi. Tidak ada niat untuk bersinggungan. Semoga Bapak rida dan tidak akan ada masalah lagi,” tutur Ikhwan.

Baca Juga: Jumlah Korban Tewas Badai Salju di AS Naik Jadi 51 Orang

Ia juga menyampaikan harapannya agar hubungan yang telah terjalin dapat kembali berjalan dengan baik dan tidak menyisakan persoalan di kemudian hari.

“Insyaallah ke depannya Pak ya, tidak ada masalah lagi. Kita bersaudara Pak ya. Biar Allah yang menilai semuanya Pak ya. Makasih banyak Pak Derajat,” lanjutnya.

Senada dengan Ikhwan, Serda Heri Purnomo turut menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Suderajat.

“Saya meminta maaf dari lubuk hati saya paling dalam,” ujar Heri.

Pertemuan tersebut menjadi tindak lanjut dari peristiwa sebelumnya, ketika Suderajat sempat diamankan di wilayah Kemayoran setelah dituding menjual es gabus palsu yang disebut menggunakan bahan berbahaya. Kejadian itu kemudian menyebar luas di media sosial dan mendapat perhatian publik.

Baca Juga: Thomas Djiwandono Bantah Isu Dirinya Disiapkan Jadi Gubernur BI

Dalam keterangannya, Suderajat mengaku sempat menerima perlakuan yang tidak menyenangkan selama proses pengamanan yang dilakukan oleh dua oknum tersebut. Dengan adanya pertemuan langsung antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Suderajat, persoalan yang sempat mencuat akhirnya dapat diselesaikan melalui musyawarah.

Kedua belah pihak berharap kesepakatan damai ini menjadi penutup dari rangkaian peristiwa yang terjadi, sekaligus menjadi pembelajaran dalam menyikapi persoalan di tengah masyarakat agar dapat diselesaikan secara bijak dan bermartabat.

x|close