Fakta-fakta Pesawat Smart Air Mendarat Darurat di Bibir Pantai Nabire Papua

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Jan 2026, 15:02
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Warga saat melakukan evakuasi penumpang dari Pesawat Smart Air yang jatuh di Pantai Karadir,i bibir pantai Bandara Nabire, Papua Tengah, Selasa, 27 Januari 2026 sekira pukul 13.40 WIT. ANTARA/HO-Tangkapan layar video. Warga saat melakukan evakuasi penumpang dari Pesawat Smart Air yang jatuh di Pantai Karadir,i bibir pantai Bandara Nabire, Papua Tengah, Selasa, 27 Januari 2026 sekira pukul 13.40 WIT. ANTARA/HO-Tangkapan layar video. (Antara)

Ntvnews.id, Manokwari - Kantor Basarnas Nabire memastikan seluruh penumpang dan kru pesawat Smart Air rute Nabire–Kaimana yang berjumlah 13 orang dalam kondisi selamat setelah pesawat melakukan pendaratan darurat di bibir pantai kawasan Bandara Nabire, Papua Tengah, pada Selasa, 27 Januari 2026 sekitar pukul 13.40 WIT.

Kepala Kantor Basarnas Nabire Tri Joko mengatakan seluruh penumpang telah berhasil dievakuasi tanpa mengalami luka serius dan saat ini masih dalam proses pendataan lanjutan.

“Seluruh penumpang sebanyak 13 orang dilaporkan selamat dan tanpa luka serius. Saat ini kami masih melakukan pendataan jumlah pasti penumpang yang berada di dalam pesawat,” ujarnya di Nabire, Selasa, 27 Januari 2026.

Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu menyampaikan bahwa aparat kepolisian langsung bergerak ke lokasi kejadian setelah menerima laporan adanya insiden pesawat. Langkah tersebut dilakukan untuk mengamankan area pendaratan darurat sekaligus menghimpun informasi awal terkait peristiwa tersebut.

Baca Juga: Perjuangan Penumpang Selamatkan Diri Usai Pesawat Smart Air Jatuh

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penanganan di lokasi dan pendalaman kronologi kejadian. Pesawat Smart Air milik PT Smart Cakrawala Aviation dengan tipe Cessna 208 Caravan bernomor registrasi PK-SNS dilaporkan mengalami gangguan mesin sesaat setelah lepas landas dari Bandara Nabire menuju Bandara Kaimana sekitar pukul 13.00 WIT.

Pesawat tersebut membawa 11 penumpang dan dua kru, yakni Pilot Capt. Tania K serta Co-pilot FO Bagus. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pilot mendeteksi adanya gangguan pada mesin yang memengaruhi daya dorong pesawat sehingga memutuskan untuk kembali.

Demi keselamatan seluruh penumpang, pilot kemudian melakukan pendaratan darurat di area pantai Karadiri atau Logpond yang berada di ujung Bandara Nabire.

Baca Juga: FOTO: Pesawat Smart Air Jatuh Pantai Nabire

(Sumber: Antara) 

x|close