Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menargetkan pembangunan Rumah Budaya Indonesia Syaikh Yusuf Al-Makassari di Cape Town, Afrika Selatan, dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu tahun sejak pengerjaan dimulai.
"Mungkin sampai akhir tahun ya, namanya kami rencanakan. Nanti kami akan melihat sektor swasta juga,” ujar Fadli dalam sesi temu media di Jakarta, Senin, 19 Januari 2026.
Ia menyampaikan bahwa pembangunan Rumah Budaya Indonesia di Afrika Selatan ditargetkan mulai dikerjakan pada tahun ini. Rencana tersebut, kata Fadli, telah disampaikan kepada keturunan Syaikh Yusuf Al-Makassari serta diaspora Indonesia yang bermukim di Afrika Selatan.
Rumah Budaya Indonesia Syaikh Yusuf Al-Makassari akan dibangun di atas lahan seluas sekitar 2.000 meter persegi yang berlokasi di dekat kompleks Makam Syaikh Yusuf Al-Makassari di Macassar, Cape Town.
Baca Juga: Kericuhan Pecah di Keraton Solo Jelang Kedatangan Menbud Fadli Zon
"Syaikh Yusuf Al-Makassari adalah jembatan peradaban antara Nusantara dan Afrika Selatan. Rumah Budaya Indonesia Syaikh Yusuf akan menjadi simbol persahabatan abadi kedua bangsa yang sudah terjalin sejak ratusan tahun lalu," kata Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon saat mengunjungi Makam Syaikh Yusuf Al-Makassari di Cape Town, Jumat, 31 Oktober 2025.
Melalui pembangunan Rumah Budaya Indonesia tersebut, Kementerian Kebudayaan RI berupaya memperkuat ikatan historis serta persahabatan antara Indonesia dan Afrika Selatan yang telah terjalin sejak lama.
Baca Juga: Menbud Fadli Zon Dorong Kolaborasi Daerah untuk Majukan Kebudayaan Daerah
Berdasarkan siaran pers kementerian, Rumah Budaya Indonesia Syaikh Yusuf Al-Makassari dirancang sebagai pusat kegiatan seni dan budaya, sekaligus ruang interaksi antar-komunitas. Fasilitas ini juga diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai spiritualitas dan toleransi, serta mendorong pertukaran budaya dan riset sejarah.
Syaikh Yusuf Al-Makassari, yang juga dikenal dengan nama Abadin Tadia Tjoessoep, merupakan keponakan Raja Gowa pertama yang memeluk Islam, Sultan Alauddin. Perjuangannya melawan penjajahan membuat Syaikh Yusuf harus menjalani pengasingan ke berbagai wilayah, mulai dari Batavia hingga Tanjung Harapan di Afrika Selatan.
Di Afrika Selatan, Syaikh Yusuf berperan penting dalam membentuk komunitas Muslim pertama. Ajaran Islam kemudian berkembang luas, sehingga ia dikenal sebagai Bapak Islam di Afrika Selatan.
(Sumber: Antara)
Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam jumpa pers usai gelaran Indonesian Culture Outlook 2026 di Jakarta, Senin, 19 Januari 2026. (ANTARA/Sinta Ambar) (Antara)