Menbud Fadli Zon Dorong Kolaborasi Daerah untuk Majukan Kebudayaan Daerah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Jan 2026, 14:41
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Kebudayaan Fadli  Zon menerima kunjungan gubernur dan pejabat Pemerintah Provinsi Bengkulu di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Senin, 12 Januari 2026. (ANTARA/HO-Kementerian Kebudayaan) Menteri Kebudayaan Fadli Zon menerima kunjungan gubernur dan pejabat Pemerintah Provinsi Bengkulu di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Senin, 12 Januari 2026. (ANTARA/HO-Kementerian Kebudayaan) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam upaya memajukan kebudayaan daerah saat bertemu dengan gubernur dan jajaran pejabat Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Dalam pertemuan yang digelar di Gedung Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Senin, 12 Januari 2026, Fadli Zon menyampaikan bahwa pemerintah daerah memiliki peluang besar untuk bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan dalam mengoptimalkan pemanfaatan cagar budaya serta berbagai aset kebudayaan di wilayah masing-masing.

"Museum dan taman budaya harus terus kita dorong menjadi kantong budaya yang hidup, sekaligus ruang edukasi dan interaksi masyarakat," katanya sebagaimana dikutip dari siaran pers kementerian pada Selasa, 13 Januari 2026.

"Cagar budaya yang ada juga bisa dikembangkan dan dimanfaatkan sebagai pusat aktivitas kebudayaan, ekonomi budaya, ekonomi kreatif, object tourism, hingga pusat kuliner," ia menambahkan.

Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Ahmad Mahendra turut menyoroti pentingnya pendekatan kreatif dalam strategi pemajuan kebudayaan di Bengkulu. Menurut dia, intensifikasi kegiatan seni dan budaya diperlukan untuk membangun ekosistem kebudayaan yang berkelanjutan di Provinsi Bengkulu.

Baca Juga: Kemenbud Dorong Kolaborasi Sastra dan Budaya Bersama Azerbaijan

Sementara itu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengungkapkan bahwa kekayaan budaya Bengkulu masih belum banyak dikenal oleh masyarakat luas, termasuk keberagaman suku, bahasa, dan adat istiadat yang dimiliki daerah tersebut. Ia menyampaikan keinginan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk menjalin kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan guna memperluas promosi budaya Bengkulu.

Salah satu upaya yang diusulkan adalah mempromosikan kebudayaan daerah melalui medium film. Anggit Dhanurendra selaku produser dari rumah produksi JFS Kreatif Studio menyampaikan gagasan untuk memproduksi film dengan latar budaya Bengkulu.

"Kami ingin berangkat dari layar lebar untuk mengangkat film daerah yang belum banyak tersentuh. Bengkulu, termasuk Enggano, memiliki kekayaan budaya yang kuat dan autentik untuk diceritakan," katanya.

Ia memaparkan rencana produksi dua film, yakni "Enggano: Cinta Sesempurna Impian" yang mengangkat kebudayaan Enggano, serta film "Jejak Merah Putih" yang mengisahkan tokoh nasional Fatmawati.

Baca Juga: Menbud Tekankan Penulisan Sejarah dari Perspektif Bangsa Sendiri

"Dua film ini kami bayangkan menjadi sarana cultural branding, destination branding, sekaligus personal branding Bengkulu, agar dikenal lebih luas di tingkat nasional bahkan internasional," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menilai film sebagai medium yang efektif untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada publik.

"Film adalah platform paling baik untuk mengenalkan suatu tempat. Namun kuncinya ada pada skenario. Pengembangan skenario film harus dilakukan secara serius dan profesional, karena akan menentukan kekuatan film dan efektivitas pesan yang ingin disampaikan," ia menjelaskan.

Ia juga mendorong penguatan ekosistem kreatif di daerah melalui penyelenggaraan festival film pendek atau dokumenter, serta pelibatan sineas dan kreator konten sebagai bagian dari strategi promosi kebudayaan Bengkulu.

(Sumber: Antara) 

x|close