Ntvnews.id, Johannesburg - Sebuah minibus yang mengangkut para pelajar menuju sekolah mengalami kecelakaan dengan sebuah truk di wilayah selatan Johannesburg, Afrika Selatan. Insiden tragis tersebut mengakibatkan 13 siswa kehilangan nyawa.
"Jumlah korban tewas meningkat menjadi 13 setelah seorang anak yang terluka meninggal karena luka-lukanya. Beberapa anak juga mengalami luka parah," demikian pernyataan Departemen Pendidikan Provinsi Johannesburg, dikutip dari AFP, Selasa, 20 Januari 2026.
Peristiwa ini menjadi kecelakaan fatal terbaru di Afrika Selatan, negara yang kerap dilanda insiden lalu lintas akibat perilaku mengemudi ugal-ugalan, kelalaian di jalan, serta kondisi kendaraan yang tidak layak.
Kecelakaan terjadi di sekitar kawasan industri Vanderbijlpark, sekitar 60 kilometer di selatan Johannesburg. Kepolisian setempat mengungkapkan bahwa sopir minibus diduga kehilangan kendali saat berupaya mendahului kendaraan lain.
Baca Juga: Permintaan Terakhir Rylan Henry Pribadi sebelum Kecelakaan Ski di Niseko Jepang
Hingga kini, otoritas belum merinci usia para korban. Namun, Menteri Pendidikan Provinsi Gauteng, Matome Chiloane, menyebutkan bahwa para siswa berasal dari jenjang sekolah dasar yang umumnya berusia enam tahun ke atas serta sekolah menengah.
Sejumlah foto yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi minibus yang ringsek di tepi jalan. Orang tua korban tampak berkumpul di balik garis polisi, sebagian menangis histeris saat diberi kesempatan melihat jenazah anak-anak mereka.
"Ini pemandangan yang mengerikan," ujar Perdana Menteri Gauteng, Panyaza Lesufi.
Sementara itu, Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa dalam pernyataan belasungkawa menegaskan bahwa pemerintah akan berupaya keras menegakkan aturan lalu lintas serta memastikan kualitas layanan transportasi sekolah demi melindungi keselamatan para pelajar yang disebutnya sebagai “aset paling berharga bangsa”.
Ilustrasi kecelakaan (Freepik/ rawpixel.com)