Detik-detik Kecelakaan Ski Rylan Henry Pribadi hingga Meninggal Dunia di Jepang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Jan 2026, 09:04
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Rylan Henry Pribadi. Rylan Henry Pribadi. (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Tragedi kecelakaan saat bermain ski merenggut nyawa Rylan Henry Pribadi di Jepang. Remaja berusia 17 tahun itu meninggal dunia setelah mengalami insiden fatal di area resort ski kawasan Hokkaido. Rylan diketahui merupakan cucu konglomerat pendiri Napan Group, Henry Pribadi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 15.50 waktu setempat. Saat itu, Rylan tengah meluncur di lintasan ski di kawasan perbatasan antara Niseko Tokyu Grand Hirafu dan HANAZONO Ski Resort, yang berada di Kota Kutchan.

Di tengah aktivitas bermain ski tersebut, Rylan mengalami kecelakaan serius. Tanpa disadari, lehernya terlilit tali pembatas lintasan yang terpasang di area tersebut. Insiden itu terjadi begitu cepat hingga tidak langsung diketahui oleh pengunjung lain di sekitar lokasi.

“Korban meninggal dunia setelah lehernya terlilit tali pembatas lintasan (boundary rope) saat meluncur di lereng ski,” ungkap sumber dari kepolisian.

Baca Juga: Gerakan Rakyat jadi Parpol, Usung Anies Baswedan jadi Presiden

Akibat lilitan tali tersebut, Rylan terjatuh dan kehilangan kesadaran. Tubuhnya kemudian ditemukan dalam kondisi tergeletak oleh seorang pemain ski lain yang melintas di area itu. Penemuan tersebut menjadi awal terungkapnya kecelakaan fatal yang dialami Rylan.

Pemain ski yang menemukan Rylan segera melaporkan kejadian itu kepada petugas pengelola resort. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian setempat. Rylan langsung dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil. Nyawa Rylan tidak tertolong setelah mengalami kondisi kritis akibat kecelakaan tersebut.

Berdasarkan keterangan Kepolisian Hokkaido, di lokasi kejadian terdapat deretan tiang yang dipasang dengan jarak sekitar 10 meter. Tiang-tiang tersebut dihubungkan dengan tali yang berfungsi sebagai batas lintasan ski. Diduga kuat, saat meluncur dengan kecepatan tertentu, leher Rylan mengenai tali pembatas tersebut, sehingga menyebabkan tekanan fatal pada bagian leher.

Baca Juga: Indonesia Puncaki Daftar 10 Negara Terindah di Dunia Versi Forbes

Hasil autopsi yang dilakukan pada 9 Januari 2026 mengungkap penyebab pasti kematian Rylan. Ia dinyatakan meninggal dunia akibat asfiksia atau mati lemas yang disebabkan oleh tekanan pada leher.

Kepergian Rylan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabat. Sejumlah tokoh nasional turut menyampaikan belasungkawa, salah satunya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

“Saya dan Ibu Yanti @yanti.airlangga menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ananda Rylan Henry Pribadi, putra dari sahabat kami, keluarga pengusaha nasional, Bapak Reza Pribadi dan cucu Bapak Henry Pribadi,” tulis Airlangga di akun Instagramnya.

Ucapan duka juga datang dari Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Anindya Bakrie, serta sejumlah tokoh lainnya.

x|close