Anggota Brimob Polda Aceh Diduga Desersi dan Gabung dengan Tentara Rusia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Jan 2026, 09:20
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Bripda Muhammad Rio yang Jadi Tentara Bayaran Rusia Bripda Muhammad Rio yang Jadi Tentara Bayaran Rusia (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Seorang anggota Korps Brimob Polda Aceh diduga melakukan desersi dengan meninggalkan tugas dan bergabung dengan Angkatan Bersenjata Federasi Rusia. Informasi tersebut saat ini tengah ditindaklanjuti oleh Mabes Polri melalui koordinasi internal dan kerja sama internasional.

Personel yang dimaksud adalah Bripda Muhammad Rio, yang dilaporkan tidak hadir melaksanakan apel dan tugas dinas tanpa keterangan sejak Senin, 8 Desember 2025. Ketidakhadiran tersebut berlangsung hingga kini tanpa izin resmi dari kesatuan.

Dugaan desersi menguat setelah yang bersangkutan mengirimkan pesan WhatsApp kepada sejumlah rekannya pada Rabu, 7 Januari 2026, disertai foto dan video. Dalam pesan itu, Bripda Rio mengaku telah resmi bergabung dengan militer Rusia.

Baca Juga: Prabowo Minta Beasiswa untuk Mahasiswa Diperbanyak, Termasuk KIP-K

“Assalamu'alaikum mohon ijin Komandan mohon maaf atas keputusan saya sudah bulat, saya sudah mendaftar online jadi Tentara Europe sebanyak 5x, USA Army 1x, Germany 2x, Russia 2x,” tulisnya dalam pesan yang beredar.

Dalam pesan tersebut, ia juga mengklaim telah mendaftar sebagai tentara di beberapa negara sebelum diterima Rusia, serta menyebut telah memperoleh pangkat dan imbalan finansial.

“Alhamdulillah akhirnya saya lulus menjadi Tentara Russia karena sewaktu ujian interview saya bisa 2 bahasa yaitu English dan Russian dan pangkat saya saat ini Letda, dengan awal bonus yang telah diberikan sebesar 2 juta Rubel = 420 juta Rupiah dan Gaji saya perbulan 210K Rubel = 42 juta rupiah perbulan,” tulis Bripda Rio.

Sementara itu, upaya pencarian telah dilakukan oleh jajaran Provos Satbrimob Polda Aceh di kediaman yang bersangkutan pada 24 Desember 2025 dan 6 Januari 2026. Namun, petugas hanya bertemu dengan istrinya, Cut Mela Maifira. Hasil pencarian tersebut telah dilaporkan ke Bid Propam Polda Aceh.

Baca Juga: Buron Kasus Pembunuhan Sadis di Rumania Ditangkap di Bali, Polisi Ungkap Jejak Pelarian Pelaku

Sebagai langkah internal, Polda Aceh telah menggelar Sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) secara in absentiapada 8 dan 9 Januari 2026.

Di tingkat pusat, Divhubinter Polri melalui Set NCB Interpol Indonesia telah berkoordinasi dengan Atase Kepolisian Rusia di Kedutaan Besar Rusia di Jakarta untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Berdasarkan keterangan awal, terdapat kemungkinan Bripda Muhammad Rio saat ini berada di wilayah Donbass, yang merupakan garis depan konflik Rusia–Ukraina.

Pihak atase kepolisian Rusia menyebut proses pemulangan ke Indonesia dinilai sulit dilakukan dalam waktu dekat karena penempatan legiun asing di area pertempuran aktif. Polri masih melanjutkan koordinasi dengan NCB Interpol Moskowdan KBRI Moskow untuk memastikan keberadaan pasti yang bersangkutan.

x|close