Ntvnews.id, Riyadh - Arab Saudi tercatat sebagai negara dengan kontribusi bantuan kemanusiaan terbesar kedua di dunia, sekaligus yang terbesar di antara negara-negara Arab sepanjang tahun 2025.
Dilansir dari Al Arabiya, Selasa, 20 Januari 2026, catatan tersebut merujuk pada data layanan pelacakan keuangan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dikutip Antara, Senin, 19 Januari 2026.
Selama 2025, Arab Saudi menyumbangkan sekitar 49,3 persen dari total bantuan kemanusiaan yang disalurkan ke Yaman. Selain itu, Kerajaan juga menempati posisi sebagai donor terbesar kedua bagi Suriah.
Di sisi lain, laporan terbaru mengenai bantuan pembangunan global menempatkan Arab Saudi pada peringkat ke-10 dari total 48 negara donor jika diukur berdasarkan volume bantuan kemanusiaan internasional.
Baca Juga: KPK: 20 Ribu Kouta Haji Tambahan dari Arab Saudi Tak Dibagi Sesuai Aturan oleh Yaqut
Penasihat Kerajaan sekaligus Pengawas Umum King Salman Humanitarian Aid and Relief Centre (KSrelief), Abdullah Al Rabeeah, menilai capaian tersebut mencerminkan kuatnya komitmen Arab Saudi dalam menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan serta penghormatan terhadap martabat manusia.
Ia menjelaskan, seluruh kontribusi bantuan kemanusiaan Arab Saudi tercatat dan terkelola melalui Saudi Aid Platform, yang dikenal sebagai platform bantuan kemanusiaan terbesar di kawasan Timur Tengah.
Baca Juga: Arab Saudi Tingkatkan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Lewat Jalur Udara, Laut, dan Darat
Menurut Al Rabeeah, dukungan penuh dari Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud serta Putra Mahkota Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud menjadi faktor kunci dalam memperluas jangkauan dan dampak global bantuan kemanusiaan Arab Saudi.
Ia menegaskan bahwa Kerajaan berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan kemanusiaan secara adil dan tanpa diskriminasi kepada siapa pun yang membutuhkan, di berbagai wilayah dunia.
Pegunungan di Mekah, Arab Saudi. (Instagram)