Ntvnews.id, Jakarta - Bendahara Umum PP Gekira Dimpos Tampubolon menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan khususnya hutan yang berfungsi sebagai 'paru-paru' dunia. Hal ini selaras dengan tema "Merawat Bumi Memperkuat Solidaritas dan Menjaga Masa Depan Bangsa" pada kegiatan sosial dan penanaman 1 juta pohon yang dilakukan PP Gekira bersama Ketua Dewan Pembina Gekira yang juga Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo, Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution dan para kepala daerah di Sumut pada 11 Januari 2026 lalu.
"Ini adalah tema yang begitu dalam. Punya makna yang bagus sekali agar sekaligus menjadi satu stimulus dan role model bagi daerah-daerah lain di seluruh Indonesia. Dan bukan hanya Gekira bukan hanya bupati-bupati di Sumatra Utara tapi seluruh daerah seluruh stakeholder, seluruh pemerintah daerah, seluruh warga masyarakat itu bisa mengikuti langkah-langkah seperti ini," kata Dimpos Tampubolon dalam dialog program Asta Cita Nusantara TV, Kamis (15/1/2026).
Karena, kata Dimpos, seperti pesan yang disampaikan Ketua Dewan Pembina Gekira Hashim Djojohadikusumo bahwa bencana itu pasti akan datang lagi.
"Bencana itu tidak bisa kita hindari. Kita tidak bisa pungkiri. Tidak bisa antisipasi kapan, prediksi, kapan akan datangnya. Tapi yang pasti keniscayaan bahwa bencana alam pasti akan terjadi lagi," ujarnya.
Berangkat dari kondisi tersebut, sambungnya, mau tidak mau semua pihak harus berbenah. Semua masyarakat, semua stakeholder harus aware dengan isu-isu sustainibility (keberlanjutan) menggunakan produk-produk yang ramah lingkungan yang recyclable (dapat didaur ulang).
Bendahara Umum PP Gekira Dimpos Tampubolon dalam dialog program Asta Cita Nusantara TV
"Bagaimana bisa memperhatikan lingkungan sekitar. Termasuk kepala-kepala daerah juga memperhatikan daerahnya masing-masing," tandasnya.
Karena itu, lanjut Dimpos, untuk kawasan yang statusnya memang adalah hutan harus segera dilakukan reboisasi kalau saat ini fakta di lapangan fisiknya sudah tidak lagi berbentuk hutan.
"Ataupun tidak ada lagi tanaman vegetasi yang untuk bisa menjaga kelestarian lingkungan tadi. Dalam rangka mengantisipasi terjadinya bencana ke depan," tukasnya.
Diketahui, organisasi sayap Gerindra, Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira) melaksanakan rangkaian kegiatan sosial untuk membantu warga terdampak banjir di beberapa daerah di Sumatra Utara pada 11 Januari 2026 lalu. Diawali dengan aksi penanaman 1 juta pohon yang dipimpin Ketua Dewan Pembina Gekira yang juga Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo. Dilanjutkan dengan penyerahan bantuan 10 ribu paket sembako dan kegiatan dialog kebangsaan tentang pentingnya merawat alam dan lingkungan.
Kegiatan dihadiri anggota Kabinet Merah Putih, yaitu Wakil Menteri Pertanian Sudaryono; Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono; Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki; hingga Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution; dan Ephorus HKBP Victor Tinambunan. Turut hadir Wakil Ketua Dewan Pembina Gekira yang juga Koordinator Pelaksana Acara, Nurdin Tampubolon; Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Gekira Nikson Silalahi; Sekjen PP Gekira Yeremias Ndoen; dan Bendahara Umum PP Gekira Dimpos Tampubolon dan jajaran pengurus Gekira Sumut.
Bendahara Umum PP Gekira Dimpos Tampubolon dalam dialog program Asta Cita Nusantara TV