2 Hari Berturut-turut, Crane Proyek Jalan Tol di Pinggiran Bangkok Ambruk Tewaskan 2 Orang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Jan 2026, 17:10
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Sebuah crane di lokasi konstruksi jalan tol di pinggiran Bangkok roboh pada 15 Januari 2026, menewaskan dua orang. (Foto: Facebook/Fire & Rescue Thailand) Sebuah crane di lokasi konstruksi jalan tol di pinggiran Bangkok roboh pada 15 Januari 2026, menewaskan dua orang. (Foto: Facebook/Fire & Rescue Thailand) (CNA)

Ntvnews.id, Bangkok - Sebuah crane yang digunakan dalam proyek pembangunan jalan tol di pinggiran Bangkok, Thailand, roboh pada Kamis, 15 Januari 2026, mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan melukai sejumlah pekerja lainnya.

Dilansir dari laman Channel News Asia, Kepala Kepolisian setempat, Kolonel Polisi Sitthiporn Kasi, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi pada Kamis pagi di Jalan Tol Rama II yang tengah dibangun di Provinsi Samut Sakhon, kawasan di luar ibu kota Bangkok.

Menurutnya, crane yang digunakan dalam pembangunan jalan layang tersebut ambruk dan jatuh ke badan jalan di bawahnya. Seorang pejabat kepolisian lainnya mengatakan sedikitnya lima orang mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut.

Baca Juga: Kronologi Crane Roboh Timpa Kereta di Thailand, Puluhan Tewas

Mobil-mobil melintas di samping sebuah crane yang roboh dan menghancurkan dua kendaraan selama pembangunan jalan layang di Provinsi Samut Sakhon, Thailand, pada 15 Januari 2026. (Foto: Reuters/Asosiasi Pekerja Penyelamat Thailand) <b>(CNA)</b> Mobil-mobil melintas di samping sebuah crane yang roboh dan menghancurkan dua kendaraan selama pembangunan jalan layang di Provinsi Samut Sakhon, Thailand, pada 15 Januari 2026. (Foto: Reuters/Asosiasi Pekerja Penyelamat Thailand) (CNA)

Media lokal melaporkan kejadian itu berlangsung di depan Hotel Paris Inn Garden. Rekaman video yang beredar memperlihatkan kepulan debu tebal dan puing-puing berserakan di sekitar lokasi setelah crane berukuran besar runtuh dan menimpa struktur beton yang sedang diangkat.

Jalan Tol Rama II diketahui menjadi lokasi sejumlah proyek infrastruktur besar, termasuk pembangunan jalan tol dan jalan layang. Jalur tersebut kerap menjadi sorotan karena berulang kali terjadi kecelakaan fatal dalam beberapa tahun terakhir, hingga dijuluki sebagai “Jalan Kematian”.

Pada Maret 2025, sebuah balok beton dari proyek jalan layang di kawasan yang sama runtuh dan menewaskan beberapa orang. Sementara itu, kecelakaan akibat runtuhnya crane pada November 2024 menewaskan sedikitnya tiga pekerja.

Baca Juga: Crane Proyek Kereta Cepat Ambruk Timpa Kereta Penumpang di Thailand, 29 Orang Tewas

Sebuah crane di lokasi konstruksi jalan tol di pinggiran Bangkok roboh pada 15 Januari 2026, menewaskan dua orang. (Foto: Facebook/Fire &amp; Rescue Thailand) <b>(CNA)</b> Sebuah crane di lokasi konstruksi jalan tol di pinggiran Bangkok roboh pada 15 Januari 2026, menewaskan dua orang. (Foto: Facebook/Fire & Rescue Thailand) (CNA)

Media setempat juga mencatat adanya dua kecelakaan fatal lainnya di Jalur Rama II, masing-masing pada Mei 2023 dan Januari 2024.

Insiden di Samut Sakhon ini terjadi hanya sehari setelah peristiwa serupa di Provinsi Nakhon Ratchasima, wilayah timur laut Thailand. Pada Rabu, 14 Januari 2026, sebuah derek peluncur besar yang digunakan dalam pembangunan proyek kereta api cepat yang didukung China runtuh dan menimpa kereta penumpang yang melintas di bawahnya.

Akibat kejadian tersebut, sebanyak 32 orang dilaporkan meninggal dunia. Dari total 195 penumpang kereta, 66 orang lainnya mengalami luka-luka. Hingga kini, otoritas Thailand masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut.

x|close