Eks Pemain Inter Milan Mehdi Taremi Dikabarkan Gabung Jadi Tentara Iran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Mar 2026, 16:08
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Mehdi Tarem Mehdi Tarem (IG: Mehdi Tarem)

Ntvnews.id, Jakarta - Mantan penyerang Inter Milan, Mehdi Taremi dikabarkan tengah mempertimbangkan keputusan besar dalam kariernya. Bomber berusia 33 tahun itu disebut siap meninggalkan dunia sepak bola untuk bergabung dengan tentara Iran menyusul memanasnya konflik negaranya dengan Amerika Serikat dan Israel.

Kabar tersebut dilaporkan media Turki, Haberler, yang menyebut Mehdi Taremi merasa terpanggil untuk kembali ke tanah air di tengah situasi genting.

“Ini adalah momen di mana negara saya sangatlah membutuhkan saya. Saudara saya dan rumah saya berada dalam situasi bahaya, dan saya harus berada di sana,” ujar Taremi seperti dikutip Haberler, Selasa 3 Maret 2026.

Mehdi Tarem <b>(IG: Mehdi Tarem)</b> Mehdi Tarem (IG: Mehdi Tarem)

Saat ini Mehdi Taremi masih terikat kontrak dengan klub raksasa Yunani, Olympiacos F.C. Ia dikabarkan tengah dalam tahap negosiasi untuk mengakhiri kerjasamanya lebih cepat.

Di sisi lain, Football Federation Islamic Republic of Iran (FFIRI) disebut berupaya membujuk sang pemain agar tetap bertahan di Yunani demi alasan keamanan. Federasi menilai situasi konflik yang semakin memanas membuat kepulangannya berisiko tinggi.

Baca Juga: Arbeloa Buka Suara Kekalahan Real Madrid dari Getafe

Sumber media Iran menyebut FFIRI masih berharap Mehdi Taremi melanjutkan karir profesionalnya di luar negeri. Namun, keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan sang pemain.

Mehdi Taremi sendiri tengah menikmati performa impresif musim ini bersama Olympiakos. Di Liga Super Yunani, ia telah mencetak 10 gol dan tiga assist dari 16 pertandingan. Sementara di ajang Liga Champions, eks pemain FC Porto dan Inter Milan itu menyumbang dua gol dan dua assist.

Jika kabar tersebut benar terjadi, keputusan Taremi akan menjadi salah satu momen paling dramatis dalam dunia sepak bola Asia, di mana seorang pemain papan atas memilih meninggalkan panggung Eropa demi panggilan negara di tengah konflik bersenjata.

x|close