Presiden Korea Selatan dan PM Jepang Akhiri KTT dengan Main Musik Bawakan Lagu BTS

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Jan 2026, 15:25
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung (Reuters)

Ntvnews.id, Jakarta - Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menutup rangkaian pertemuan puncak bilateral mereka pada Selasa, 13 Januari 2026 kemarin dengan cara yang tidak biasa.

Setelah agenda resmi selesai, kedua pemimpin negara itu terlibat dalam sebuah sesi musik spontan dengan memainkan drum bersama, menciptakan suasana santai di tengah diplomasi tingkat tinggi.

Momen tersebut terekam dalam video yang dirilis oleh kantor kepresidenan Korea Selatan. Dalam rekaman itu, Takaichi dan Lee tampak duduk berdampingan, mengikuti irama sejumlah lagu K-pop yang telah dikenal luas di panggung global.

Baca Juga: Danantara Mulai Groundbreaking Proyek Hilirisasi Februari 2026

Mereka membawakan lagu “Dynamite” milik grup BTS serta “Golden” dari serial musikal animasi Netflix Kpop Demon Hunters. Sebagai pemimpin yang dikenal memiliki latar belakang kuat di dunia musik, Takaichi menunjukkan antusiasmenya.

Perdana Menteri Jepang itu memang dikenal sebagai penggemar musik heavy metal sekaligus pemain drum yang berpengalaman. Ia pun memberikan apresiasi langsung terhadap kemampuan Presiden Lee yang baru pertama kali mencoba alat musik tersebut.

“Presiden belajar bermain drum hanya dalam 5 atau 10 menit,” ujar Takaichi dalam video itu.

Di luar momen informal tersebut, pertemuan puncak antara Presiden Korea Selatan dan Perdana Menteri Jepang itu tetap berfokus pada isu strategis.

Baca Juga: KLH Siapkan Gugatan Triliunan Rupiah terhadap 6 Perusahaan Terkait Banjir Sumatera

Dalam pernyataan bersama yang disampaikan pada hari yang sama, Takaichi dan Lee menegaskan komitmen untuk memperdalam kerja sama di bidang keamanan dan ekonomi, terutama dalam menghadapi meningkatnya ketegangan di kawasan Asia Timur.

Keduanya juga menyatakan akan melanjutkan pola “diplomasi ulang-alik” sebagai bagian dari upaya menjaga komunikasi intensif di tingkat pemimpin. Dalam kerangka tersebut, Takaichi dijadwalkan akan melakukan kunjungan lanjutan ke Korea Selatan, menandai kesinambungan dialog antara Tokyo dan Seoul di tengah dinamika regional yang terus berkembang.

x|close