3 Anak Hanyut di Perairan Desa Onehe, Jasad Belum Ditemukan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Jan 2026, 07:26
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
Pompa BBM pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.116.12 Kembangan, Jakarta Barat, dipasangi garis polisi akibat insiden tercampurnya pertalite dengan solar, Senin 4 Agustus 2025. ANTARA/Risky Syukur Pompa BBM pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.116.12 Kembangan, Jakarta Barat, dipasangi garis polisi akibat insiden tercampurnya pertalite dengan solar, Senin 4 Agustus 2025. ANTARA/Risky Syukur (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Tiga anak dilaporkan hanyut saat memancing menggunakan longboat di perairan Desa Onehe, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (13/1/2026). Hingga kini, ketiganya belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

Informasi kejadian diterima Comm Centre Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari pada pukul 21.10 Wita dari Ludiana, keluarga korban. Dalam laporan tersebut disebutkan satu unit longboat atau sampan yang membawa tiga anak hanyut saat berada di sekitar perairan Desa Onehe.

Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S, mengatakan identitas korban masing-masing bernama Sofyan (12), Damar (12), dan Salwa (11). Ketiganya merupakan warga Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Kendariinfo (@kendariinfo)

“Tim Rescue Pos SAR Kolaka yang mendapat laporan itu langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk memberikan bantuan pencarian dan pertolongan,” katanya.

Menurut informasi 3 anak tersebut berangkat memancing pada pukul 13.00 Wita menggunakan longboat di sekitar perairan Desa Onehe. Mereka terakhir terlihat sekitar pukul 15.00 Wita dalam posisi sudah menjauh dari bibir pantai.

“Namun hingga petang hari, para korban tidak kunjung kembali, sehingga keluarga dan masyarakat setempat melakukan pencarian secara mandiri namun belum membuahkan hasil,” tambahnya.

Lanjut Amiruddin, unsur yang terlibat dalam operasi pencarian meliputi Staf Operasi KPP Kendari, Pos SAR Kolaka, masyarakat sekitar, serta keluarga korban. Sejumlah peralatan dikerahkan, antara lain rescue car, rubber boat, longboat, aquaeye, peralatan SAR evakuasi dan medis, serta peralatan komunikasi dan keselamatan lainnya.

Informasi tenggelamnya 3 anak tersebut diunggah akun kendari info.

Baca Juga: Fakta Mengerikan Tenggelamnya 2 Anak di Wisata Air terjun Way Lalaan,

NEWS TERKAIT

x|close