Trump Umumkan Pembentukan Dewan Perdamaian Gaza Beranggotakan Pemimpin Dunia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Jan 2026, 08:10
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Warga Palestina berjalan melewati puing-puing bangunan yang hancur setelah kembali ke Khan Younis, di Jalur Gaza selatan, pada 12 Oktober 2025. Kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas mulai berlaku pada hari Jumat. ANTARA/Xinhua/Rizek Ab Warga Palestina berjalan melewati puing-puing bangunan yang hancur setelah kembali ke Khan Younis, di Jalur Gaza selatan, pada 12 Oktober 2025. Kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas mulai berlaku pada hari Jumat. ANTARA/Xinhua/Rizek Ab (Antara)

Ntvnews.id, Washington D.C - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkapkan rencana pembentukan sebuah badan bernama Dewan Perdamaian untuk Gaza (Board of Peace for Gaza) yang akan diisi oleh para pemimpin dari sejumlah negara yang dinilai paling berpengaruh di dunia.

“Dewan Perdamaian sedang dibentuk,” ujar Trump kepada wartawan di dalam Air Force One, seperti dikutip Anadolu, Selasa, 13 Januari 2026.

Ia menjelaskan, dewan tersebut akan terdiri atas tokoh-tokoh utama dari negara-negara kunci dunia.

“Pada dasarnya, ini adalah para pemimpin terpenting dari negara-negara terpenting. Anda mengambil para pemimpin dan negara paling penting, itulah yang akan menjadi Dewan Perdamaian,” tambahnya.

Baca Juga: Prabowo Terima Laporan Sekolah Rakyat hingga Situasi Gaza dalam Retret Hambalang

Trump juga mengklaim antusiasme internasional untuk bergabung dalam inisiatif ini sangat tinggi.

“Semua orang ingin berada di dalamnya,” kata dia. Dewan Perdamaian untuk Gaza itu disebut akan dipimpin langsung oleh Trump dan direncanakan beranggotakan sekitar 15 pemimpin dunia.

Ratusan pengunjuk rasa berkumpul di luar pintu masuk Downing Street untuk mengecam serangan Israel di Gaza di di pusat kota London, Inggris, 30 Oktober 2025. (ANTARA/Anadolu) <b>(Antara)</b> Ratusan pengunjuk rasa berkumpul di luar pintu masuk Downing Street untuk mengecam serangan Israel di Gaza di di pusat kota London, Inggris, 30 Oktober 2025. (ANTARA/Anadolu) (Antara)

Menurut Trump, pembentukan dewan tersebut bertujuan untuk mengawasi proses pembentukan pemerintahan teknokrat Palestina yang masih dalam tahap perencanaan, sekaligus memantau upaya rekonstruksi di Jalur Gaza.

Sejumlah negara diperkirakan akan terlibat dalam dewan ini, di antaranya Inggris, Jerman, Prancis, Italia, Arab Saudi, Qatar, Mesir, dan Turki. Selain itu, mantan utusan khusus PBB untuk Timur Tengah, Nikolay Mladenov, juga disebut berpeluang menjadi perwakilan dewan di lapangan.

Meski demikian, Trump belum mengungkapkan jadwal resmi pengumuman pembentukan panel tersebut. Pemerintahannya tercatat beberapa kali menunda pengumuman, setelah sebelumnya merencanakan peluncuran Dewan Perdamaian Gaza pada bulan lalu.

x|close