PDIP Gelar HUT Ke-53 dan Rakernas di Ancol 10-12 Januari

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Jan 2026, 13:21
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menjawab pertanyaan wartawan di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin, 29 Desember 2025. ANTARA//Fianda Sjofjan Rassat. Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menjawab pertanyaan wartawan di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin, 29 Desember 2025. ANTARA//Fianda Sjofjan Rassat. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan menggelar HUT ke-53 yang dilanjutkan dengan rapat kerja nasional (Rakernas) di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, pada 10 Januari 2026 - 12 Januari 2026.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa Rakernas kali ini tidak sekadar menjadi agenda rutin tahunan, melainkan momentum konsolidasi partai dalam menegaskan peran PDIP sebagai Partai Penyeimbang melalui kerja nyata di tengah masyarakat.

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto. ANTARA/ dokumen Aria Ananda <b>(Antara)</b> Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto. ANTARA/ dokumen Aria Ananda (Antara)

"Di dalam Rakernas ini akan dibahas sikap politik, termasuk jawaban Partai atas berbagai persoalan geopolitik, krisis ekologis, korupsi, persoalan ekonomi, penegakan hukum, hingga program internal Partai dan tanggung jawab kerakyatan Partai," kata Hasto dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 9 Januari 2026.

Ia menjelaskan rangkaian kegiatan akan diawali dengan pembukaan peringatan HUT ke-53 PDIP pada 10 Januari, kemudian dilanjutkan dengan Rakernas hingga 12 Januari 2026. Agenda tersebut akan dihadiri jajaran pengurus pusat dan daerah, anggota DPR RI Fraksi PDIP, anggota DPRD provinsi, kabupaten, dan kota, serta para kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDIP.

Rakernas ini juga menjadi tindak lanjut atas keputusan dan rekomendasi yang dihasilkan dalam Kongres ke-VI PDIP yang digelar pada Agustus 2025.

Baca Juga: PDIP Nilai Rencana Pemanggilan Rieke Diah Pitaloka Sebagai Upaya Membungkam Kader Kritis

Hasto menambahkan, PDIP terus meneguhkan komitmennya dalam memperjuangkan nilai kemanusiaan, keadilan, serta keberpihakan kepada rakyat. Hal itu tercermin dari keterlibatan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna PDIP) dalam penanganan bencana di berbagai wilayah, antara lain Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Sulawesi Utara, Jawa Barat, serta daerah lain yang terdampak.

"PDI Perjuangan menegaskan diri sebagai Partai Penyeimbang dengan kerja nyata di tengah rakyat di tengah berbagai bencana yang melanda di Tanah Air, dengan spirit kemanusian, keadilan dan keberpihakan kepada rakyat," ujarnya.

Untuk rangkaian peringatan dan Rakernas tersebut, PDIP mengusung tema Satyam Eva Jayate dengan subtema Di Sanalah Aku Berdiri, untuk Selama-lamanya. Satyam Eva Jayate merupakan ungkapan dalam bahasa Sanskerta yang bermakna “Kebenaran akan Menang”.

Baca Juga: PDIP: Natal 2025 Momentum Memperkuat Solidaritas dan Semangat Merawat Pertiwi

"Tema Satyam Eva Jayate menjadi perisai moral dengan standar kebenaran ideologi Pancasila dengan spirit kelahirannya pada tanggal 1 Juni 1945. Bagi para pemuda, Satyam Eva Jayate bukan sekedar slogan, namun pesan moral dalam dunia digital untuk berani berbicara kritis sebagai cermin kebebasan berpendapat yang dilindungi Konstitusi serta berani menempuh jalan 'anti mainstream' di dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan," urai Hasto.

Ia juga menuturkan bahwa frasa “Di Sanalah Aku Berdiri untuk Selama-lamanya” yang diambil dari lagu kebangsaan Indonesia Raya karya W.R. Supratman merepresentasikan daya tahan dan keteguhan sikap yang sejalan dengan makna Satyam Eva Jayate.

"Keteguhan terhadap posisi "di sanalah aku berdiri” juga menggambarkan kesetiaan pada jalan kerakyatan di tengah godaan pragmatisme politik," tuturnya.

(Sumber: Antara) 

x|close