Warga Apresiasi Upaya Pemerintah Normalisasi Sungai Batang Kuranji di Sumbar: Bisa Nikmati Jalan Seperti Semula

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Jan 2026, 11:56
thumbnail-author
Satria Angkasa
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Warga Apresiasi Upaya Pemerintah Normalisasi Sungai Batang Kuranji di Sumbar Warga Apresiasi Upaya Pemerintah Normalisasi Sungai Batang Kuranji di Sumbar

Ntvnews.id, Jakarta - Sungai Batang Kuranji di Padang, Sumatra Barat, meluap hingga menyebabkan banjir bandang pada November 2025 lalu. Warga setempat bernama Asriluju bercerita, 11 rumah yang ada di sekitar Sungai Batang Kuranji hancur dan terbawa arus saat air meluap.

Ia pun mengaku senang kini pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah mempercepat normalisasi Sungai Batang Kuranji.

“Sebelas rumah hancur dibawa air. Kalau penanganan seperti ini, Bapak senang. Lebih bagus,” ujar Asriluju saat diwawancara, dikutip Kamis 8 Januari 2026.

“Ini kan tanda-tanda antisipasi pemerintah, giat supaya dapat orang kampung ini menikmati jalan kembali seperti semula,” tambahnya.

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra V Padang Naryo Widodo menjelaskan kondisi sungai memang sudah mengancam jalan dan permukiman warga.

Baca Juga: Longsor-Banjir Landa Palembayan Sumbar, Polisi Evakuasi Warga

Normalisasi sungai dilakukan sebagai antisipasi agar peristiwa serupa tak terulang lagi. Karena itu, BWS mencoba mengarahkan alur sungai ke tengah, sehingga sisi kiri dapat ditangani.

“Balai Sumatra V Padang mencoba mengatasi dengan cara membuka alur sungai, diarahkan di tengah sehingga untuk penanganan di sisi kiri yang mengancam jalan masyarakat segera dapat ditangani dengan baik,” kata Naryo.

Alat berat berupa ekskavator pun diturunkan ke lokasi, total ada 11 unit dari 15 unit yang direncanakan. Khusus di Jalan Batu Busuk yang aksesnya sempat terputus akibat meluapnya sungai, ada tujuh alat berat yang diterjunkan.

“Harapan kami, dengan penanganan dari Kementerian PU dapat mengurangi dampak risiko apabila terjadi banjir lagi yang mengancam permukiman maupun jalan masyarakat,” ucap dia.

HIGHLIGHT

x|close