Ntvnews.id, Jakarta - Beredar video memperlihatkan Kantor PT Raihan Catur Putra (RCP), perusahaan tambang nikel yang beroperasi di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, dibakar oleh warga.
Dilansir akun Instagram @lambe_turah, Rabu 7 Januari 2026, aksi pembakaran tersebut diduga dipicu oleh penangkapan seorang aktivis lingkungan bernama Arlan Dahrin (24) oleh pihak kepolisian.
Peristiwa pembakaran terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah tersebut. Sejumlah warga meluapkan kemarahan dengan mendatangi kantor perusahaan dan melakukan aksi perusakan yang berujung pada pembakaran bangunan.
View this post on Instagram
Informasi yang dihimpun menyebutkan, penangkapan Arlan Dahrin memicu reaksi keras dari masyarakat yang menilai tindakan aparat tidak transparan. Arlan diketahui aktif menyuarakan isu-isu lingkungan dan aktivitas pertambangan di kawasan Morowali.
Baca Juga: Viral Minum Kopi Pakai Infus di Kafe Bali Tuai Kontroversi
Pihak kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa pembakaran tersebut, termasuk mengamankan lokasi dan mengumpulkan keterangan saksi.
Aparat juga berupaya meredam situasi agar tidak terjadi aksi susulan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Belum ada keterangan resmi dari manajemen PT Raihan Catur Putra maupun pihak kepolisian mengenai kerugian akibat pembakaran tersebut serta perkembangan kasus penangkapan aktivis yang menjadi pemicu insiden.
Viral Kantor Nikel di Morowali Dibakar Massa Buntut Penangkapan Aktivis (Istimewa)