Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah menyalurkan bantuan berupa 55 unit tenda pengungsian yang dapat menampung sekitar 330 orang dewasa, beserta bantuan sembako, kepada warga terdampak bencana di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Hutta, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Wahyudi Anas mengatakan bahwa BPH Migas sebagai bagian dari Tim Siaga Bencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyerahkan bantuan tenda tersebut pada Jumat 2 Januari 2026.
Tenda-tenda yang disalurkan dirancang memiliki dua ruang terpisah, yakni ruang tidur serta ruang depan dengan ukuran lebih luas yang dapat difungsikan sebagai ruang keluarga.
Selain tenda pengungsian, pemerintah juga menyerahkan 220 kasur pompa, satu unit tenda besar yang difungsikan sebagai dapur umum lengkap dengan peralatan memasak, kompor, serta bahan bakar LPG.
“BPH Migas dan Kementerian ESDM telah menyiapkan bantuan kepada Bapak dan Ibu semuanya. Kami ikut bangga karena bantuan ini langsung bermanfaat. Kami juga semangat karena dapat hadir langsung untuk memberikan bantuan yang kami siapkan,” ujar Wahyudi saat penyerahan bantuan.
Baca Juga: Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu Rayakan Tahun Baru Bersama Korban Bencana
Salah seorang warga Kelurahan Hutanabolon, Yurunyati Jega, mengaku senang dengan adanya bantuan tenda yang dapat digunakan sebagai tempat tinggal sementara selama berada di pengungsian.
Anak-anak pengungsi juga tampak gembira setelah menerima bantuan berupa buku, alat tulis, berbagai mainan, serta aneka camilan.
“Terima kasih semua. Semoga Tuhan membalas kebaikan orang-orang semua,” tutur Yurunyati.
Selain itu, satu unit generator set (genset) turut diserahkan untuk menunjang kebutuhan listrik di lokasi pengungsian. Pemerintah juga membangun fasilitas air bersih yang dilengkapi alat pemurnian untuk memenuhi kebutuhan mandi, mencuci, hingga air minum.
“Air sumur ini untuk cuci dan mandi, juga air sumur ini sudah melalui proses pemurnian dan siap untuk diminum. Bapak dan Ibu jangan ragu, saya tadi sudah mencobanya dan dengan kondisi ini bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat,” imbuh Wahyudi.
Baca Juga: Personel TNI Jalan Kaki Kirim Bantuan Logistik ke Dusun Terpencil di Tapanuli Tengah
Pada kesempatan tersebut, turut disalurkan sebanyak 500 paket sembako kepada warga Kelurahan Hutanabolon yang terdampak bencana.
Wahyudi juga mengajak masyarakat untuk saling menguatkan dan bergotong royong selama masa pemulihan pascabencana.
“Silakan gotong royong, agar nanti dibuatkan tali air. Kami sudah kasih contoh. Tanahnya bisa ditempelkan di dinding tenda, sehingga air tidak masuk dan di dalam kering,” paparnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi Lubis menyampaikan bahwa proses pemulihan pascabencana terus dilakukan oleh pemerintah dengan dukungan berbagai pihak.
“Sudah kita lihat bahwa saat ini kita tidak sendiri, Bapak Ibu sekalian. Banyak instansi, stakeholder yang selalu memperhatikan. Kita harus selalu kuat dan bisa kembali dengan kondisi yang benar-benar pulih,” ucapnya.
Rangkaian penyerahan bantuan tersebut kemudian dilanjutkan dengan kegiatan sarapan bersama yang diikuti oleh ratusan pengungsi.
(Sumber : Antara)
Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Wahyudi Anas menyerahkan bantuan tenda dan sembako di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Hutta, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Jumat 2 Januari 2026. ANTARA/HO-BPH Migas (Antara)