Ntvnews.id, Jakarta - Bentrokan antara prajurit TNI dan oknum anggota Brimob mewarnai laga sepak bola di Lapangan Lakarada, Kelurahan Lakambau, Kecamatan Masiri, Kabupaten Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (4/1/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi usai pertandingan penyisihan yang berlangsung dengan tensi tinggi. Situasi di lapangan memanas hingga memicu keributan antara kedua pihak. Diketahui, pertandingan itu mempertemukan antara Lamaindo FC vs Labeta FC. Kedua tim itu diisi oleh oknum-oknum personel dari dua lembaga tersebut.
Salah seorang penonton berinisial R mengatakan, bentrokan membuat penonton panik dan berlarian menyelamatkan diri. Wanita dan anak-anak yang berada di sekitar lapangan ikut ketakutan karena kondisi tidak kondusif.
Informasi dan video diunggah akun kendari info
“Memang tadi pertandingannya sangat keras kedua tim. Jadi situasinya panas. Ini pertandingan penyisihan,” ujar R saat dikonfirmasi awak media.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar 500 anggota TNI hadir di lapangan untuk menyaksikan pertandingan. Sementara jumlah anggota Brimob yang berada di lokasi sekitar 25 orang.
Baca Juga: Wapres Venezuela Tegaskan Siap Pertahankan Negara dan Sumber Daya Alam Usai Serangan AS
Usai pertandingan, ratusan prajurit TNI mendatangi anggota Brimob yang berada di lapangan. Awalnya, kedatangan tersebut diduga untuk melakukan yel-yel, namun situasi berubah menjadi bentrokan. Sejumlah personel Brimob dilaporkan mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.
Hingga (4/1) Minggu malam, Kapolres Buton, AKBP Ali Rais Ndraha saat dikonfirmasi belum memberikan jawaban. Sedangkan Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Iis Kristian juga belum memberikan keterangan resmi.
Sementara itu, Komandan Detasemen Polisi Militer (Denpom) XIV/3 Kendari Letkol CPM Haryadi Budaya Pela juga belum menjawab konfirmasi wartawan terkait insiden tersebut.
Bentrokan antara prajurit TNI dan oknum anggota Brimob mewarnai laga sepak bola di Lapangan Lakarada, Kelurahan Lakambau, Kecamatan Masiri, Kabupaten Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (4/1/2026) sore. (kendariinfO)