Presiden Venezuela Nicolas Maduro Dijerat Dakwaan Teror Narkoba di AS

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Jan 2026, 10:38
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Arsip foto - Presiden Venezuela Nicolas Maduro menyampaikan pidato setelah konferensi pers dengan anggota pers internasional di Hotel Eurobuilding di ibu kota Caracas, 15 September 2025. ANTARA/Ivan Mcgregor/Andolu/pri. Arsip foto - Presiden Venezuela Nicolas Maduro menyampaikan pidato setelah konferensi pers dengan anggota pers internasional di Hotel Eurobuilding di ibu kota Caracas, 15 September 2025. ANTARA/Ivan Mcgregor/Andolu/pri. (Antara)

Ntvnews.id, Washington - Jaksa Agung Amerika Serikat Pam Bondi menyatakan bahwa Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, telah didakwa oleh otoritas hukum Amerika Serikat di Distrik Selatan New York atas sejumlah tuduhan pidana serius, termasuk terorisme narkoba atau narco-terrorism.

“Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, telah didakwa di Distrik Selatan New York. Nicolás Maduro didakwa atas konspirasi narco-terorism,” tulis Bondi dalam pernyataannya melalui platform media sosial X pada Sabtu, 3 Januari 2026.

Bondi menjelaskan bahwa dakwaan terhadap Maduro dan Flores tidak hanya terbatas pada terorisme narkoba. Keduanya juga dijerat tuduhan konspirasi impor kokain, kepemilikan senapan mesin dan perangkat penghancur, serta konspirasi untuk memiliki senapan mesin dan perangkat penghancur yang ditujukan terhadap Amerika Serikat.

Baca Juga: Terungkap Pasukan AS Seret Maduro dan Istri Dari Kamar Tidurnya

“Keduanya juga didakwa atas konspirasi impor kokain, kepemilikan senapan mesin dan perangkat penghancur, serta konspirasi untuk memiliki senapan mesin dan perangkat penghancur yang ditujukan terhadap Amerika Serikat,” kata Bondi.

Atas rangkaian tuduhan tersebut, Bondi menyebut Maduro dan Flores akan segera menjalani proses peradilan di Amerika Serikat.

“Mereka akan segera menghadapi sepenuhnya kekuatan hukum Amerika di tanah Amerika, di pengadilan Amerika,” ujar Bondi.

Baca Juga: Senator AS Beberkan Penangkapan Presiden Venezuela Maduro

Pernyataan Jaksa Agung AS tersebut disampaikan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya mengatakan bahwa Amerika Serikat telah melancarkan serangan berskala besar terhadap Venezuela. Trump juga mengklaim bahwa Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, telah “ditangkap dan diterbangkan keluar dari negara itu.”

Trump menyebutkan bahwa operasi tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan aparat penegak hukum Amerika Serikat.

Ia menambahkan bahwa informasi lebih lanjut terkait penangkapan Maduro akan disampaikan kemudian. Trump juga menyatakan akan menggelar konferensi pers pada pukul 11.00 waktu setempat di kediamannya di Mar-a-Lago, Florida, Amerika Serikat.

(Sumber: Antara) 

x|close